Tiba di Sampit, 538 Prajurit TNI Siap Perkuat Pembangunan Daerah
SB, SAMPIT – Sebanyak 538 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 932/Mentaya resmi mulai bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kehadiran satuan baru ini tidak hanya untuk memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan berkontribusi langsung dalam mendukung pembangunan daerah.
Kedatangan para prajurit Yonif TP 932/Mentaya disambut oleh Bupati Kotim, Wakil Bupati Kotim serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Infanteri Dwi Candra Setyawan menjelaskan, pembentukan batalyon tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat pertahanan sekaligus mendorong pembangunan di daerah.
“Untuk di Kabupaten Kotawaringin Timur, Yonif TP yang ditempatkan adalah Yonif TP 932/Mentaya yang secara resmi bertugas di Sampit. Ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dwi Candra.
Ia mengungkapkan, dari total kebutuhan personel yang direncanakan, saat ini sudah ada 538 prajurit yang tiba di Kotim. Jumlah tersebut nantinya akan terus bertambah hingga mencapai kekuatan ideal sekitar 1.037 prajurit.
“Prajurit yang sudah datang saat ini berjumlah 538 orang dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka dipimpin oleh Mayor Infanteri Hengky Saputra,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, konsep Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya fokus pada aspek militer, tetapi juga mendukung berbagai sektor pembangunan di masyarakat.
“Selain tugas pertahanan, di dalamnya juga ada kompi-kompi tambahan seperti kompi pertanian, peternakan, konstruksi dan kesehatan. Harapannya dengan adanya unit teritorial pembangunan ini, bisa membantu percepatan pembangunan di daerah,” katanya.
Menurutnya, satuan tersebut juga dilengkapi dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta sarana dan prasarana pendukung untuk menjalankan berbagai tugas di lapangan.
Untuk sementara waktu, para prajurit Yonif TP 932/Mentaya menempati Gedung Expo yang berada di depan Stadion 29 Nopember Sampit. Lokasi itu akan digunakan hingga pembangunan markas permanen di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 18 Sampit selesai.
Dwi Candra menambahkan, keberadaan Yonif TP 932/Mentaya juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk penanganan bencana serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan adanya unit teritorial pembangunan ini diharapkan bisa membantu pemerintah daerah, termasuk jika terjadi bencana dan juga membantu kesulitan masyarakat,” tandasnya. (f1/sb)