Puncak Arus Mudik Laut di Sampit, Tiga Kapal Angkut Sekitar 3.000 Penumpang ke Jawa
SB, SAMPIT – Arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit mencapai puncaknya pada Senin (16/3/2026). Sebanyak tiga kapal diberangkatkan menuju sejumlah pelabuhan di Pulau Jawa dengan total penumpang diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Hotman Siagian, mengatakan salah satu kapal yang berangkat pada hari ini adalah KM Leuser yang mengangkut sekitar 1.392 penumpang.
“Untuk kapal KM Leuser total penumpang hari ini sekitar 1.392 orang. Jika digabungkan dengan jumlah penumpang dari tiga kapal yang berangkat hari ini, totalnya kurang lebih sekitar 3.000 orang,” kata Hotman.
Ia menjelaskan, ketiga kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Sampit dengan tujuan sejumlah pelabuhan di Pulau Jawa, di antaranya Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Menurutnya, hari ini menjadi puncak arus mudik jalur laut karena dalam satu hari terdapat tiga kapal yang diberangkatkan secara bersamaan. Sementara pada hari-hari berikutnya jumlah kapal yang beroperasi lebih sedikit.
“Selama kegiatan Posko Angkutan Laut Lebaran yang berlangsung sekitar 18 hari sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan, hari ini menurut kami merupakan puncaknya karena tiga kapal diberangkatkan. Besok hanya satu kapal dan hari berikutnya dua kapal,” ujarnya.
Hotman juga menjelaskan bahwa waktu tempuh perjalanan dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan sekitar 28 jam.
“Kalau kapal berangkat sekitar pukul 11.00 WIB, maka diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sekitar pukul 13.00 WIB keesokan harinya,” jelasnya.
Berdasarkan data KSOP Sampit yang dikoordinasikan dengan operator pelayaran, jumlah penumpang pada arus mudik tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Berdasarkan data kami dan koordinasi dengan operator, untuk Pelabuhan Sampit diprediksi ada kenaikan sekitar 10 persen. Sementara secara nasional kenaikannya sekitar 6,7 persen untuk transportasi laut,” ungkapnya.
Hotman juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun 2026, termasuk TNI, Polri, instansi kesehatan, serta operator pelayaran yang terlibat dalam pelayanan penumpang.
“Terima kasih kepada Pak Kapolres, Pak Dandim, serta seluruh instansi terkait yang sudah berkoordinasi dengan baik. Bahkan sejak tadi malam kami terus berkomunikasi dengan operator untuk memastikan pelayanan berjalan lancar,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak, pihak KSOP juga menyiapkan sejumlah tiket cadangan bekerja sama dengan operator kapal.
“Kemarin kami siapkan sekitar 10 tiket cadangan untuk antisipasi jika ada kebutuhan mendesak dari instansi atau penumpang tertentu. Itu bagian dari strategi koordinasi kami dengan operator,” pungkasnya. (f1/sb)