Lewati ke konten utama
Provinsi

Tren Mudik Berubah di Kalteng, Jalur Laut Melonjak, Darat dan Udara Menurun

Redaksi 26-03-2026, 03:13 WIB 2 menit baca
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya

SB, PALANGKA RAYA – Arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Tengah menunjukkan perubahan tren yang cukup mencolok. Penggunaan transportasi darat dan udara mengalami penurunan, sementara moda transportasi laut justru melonjak signifikan.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, mengungkapkan bahwa jumlah pemudik melalui jalur darat tercatat sekitar 21.200 orang, menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 21.700 orang.

“Arus mudik untuk moda transportasi darat mengalami penurunan beberapa persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Sebaliknya, moda transportasi laut mengalami lonjakan yang sangat signifikan, bahkan hampir mencapai 100 persen. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam memilih jalur mudik.

“Untuk moda transportasi laut mengalami kenaikan yang sangat tinggi, hampir 100 persen,” tambahnya.

Sementara itu, penggunaan transportasi udara juga mengalami penurunan, terlihat dari berkurangnya jumlah penerbangan di sejumlah wilayah seperti Palangka Raya, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.

Polda Kalteng pun berencana berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk mengkaji penyebab penurunan penggunaan moda darat dan udara tersebut.

Di sisi lain, meskipun jumlah kecelakaan lalu lintas menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 28 kejadian, tingkat fatalitas korban justru meningkat hingga 50 persen.

“Terdapat peningkatan fatalitas korban, ini menjadi evaluasi bagi kami meskipun jumlah kejadian menurun,” jelas Yusep.

Salah satu kecelakaan fatal terjadi di Barito Timur yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dalam satu kejadian.

Secara umum, kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kalimantan Tengah selama periode mudik Lebaran tahun ini terpantau kondusif. Namun, mobilitas masyarakat diperkirakan masih tinggi, terutama menjelang puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Jumat hingga Sabtu.

Polda Kalteng mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta menjaga kesehatan selama berkendara.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard