Lewati ke konten utama
Provinsi

Sampit Heboh, Buaya Muara 1,5 Meter Terjebak Jaring Tangkap Ikan Warga MB Ketapang

Redaksi 27-03-2026, 12:22 WIB 1 menit baca
Buaya muara berukuran 1,5 meter yang diamankan warga akibat terjebak di perangkap ikan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Buaya muara berukuran 1,5 meter yang diamankan warga akibat terjebak di perangkap ikan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Warga Kecamatan MB Ketapang, Kota Sampit, dikejutkan dengan penemuan seekor buaya muara sepanjang sekitar 1,5 meter yang terjerat jaring ikan, Jumat dini hari (27/3/2026). Buaya yang diperkirakan berusia lima tahun ini berhasil diamankan sebelum menimbulkan potensi bahaya bagi warga.

Marliansyah, warga setempat yang pertama kali menemukan buaya tersebut saat memeriksa jaring ikan di sungai, menceritakan kronologinya.

“Saat subuh saya cek jaring, ternyata ada buaya terjebak di situ. Awalnya jaring dipasang untuk udang dan ikan, malah dapat buaya,” ujar Marliansyah.

Ia menjelaskan, kondisi air sungai yang mulai surut membuat keberadaan buaya lebih mudah terlihat. Menurutnya, kemunculan buaya di wilayah itu bukan hal baru, meski selama ini belum pernah menyerang warga.

“Dulu memang pernah terlihat buaya yang lebih besar. Tapi biasanya kalau dilihat langsung lari. Anak-anak di sini masih sering mandi di sungai, jadi kami khawatir,” tambahnya.

Evakuasi buaya dilakukan bersama perwakilan Komunitas Reptil Sampit, Harie, yang menjelaskan penangkapan terjadi saat buaya berada dalam periode aktifnya, yakni malam hingga subuh.

“Wajar tertangkap pagi hari. Rencananya buaya ini akan langsung dilepasliarkan ke muara yang lebih aman, jauh dari pemukiman warga. Evakuasi dilakukan menggunakan mobil, lalu sedikit trekking sebelum dilepas,” jelas Harie.

Ia menambahkan, keterlibatan komunitas penting karena beberapa dinas terkait kini tidak memiliki kewenangan langsung menangani konflik satwa seperti buaya akibat perubahan regulasi.

Dengan evakuasi ini, diharapkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar dapat diminimalisir, serta keamanan warga dan anak-anak yang beraktivitas di sungai tetap terjaga. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard