Lewati ke konten utama
DPRD Lamandau

DPRD Lamandau Sidak RSUD Gusti Abdul Gani, Dugaan Room Karaoke Tak Terbukti

Redaksi 30-03-2026, 03:48 WIB 1 menit baca
Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lamandau yang melakukan Inspeksi Mendadak di RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau, Senin (30/3/2026). FOTO; BAYU/SB
Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lamandau yang melakukan Inspeksi Mendadak di RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau, Senin (30/3/2026). FOTO; BAYU/SB

SB, NANGA BULIK– Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau, menyusul pemberitaan yang menyebut adanya dugaan room karaoke di dalam lingkungan rumah sakit tersebut, pada Senin (30/3/2026).

Sidak tersebut merupakan respon cepat legislatif terhadap informasi yang berkembang dan meresahkan di tengah masyarakat. 

Rombongan anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Lamandau Riko Purwanto itu langsung meninjau sejumlah ruangan di lingkungan rumah sakit. 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruangan pelayanan hingga area yang sebelumnya disebut-sebut dalam pemberitaan.

Dalam sidak tersebut, para anggota dewan memeriksa satu per satu ruangan untuk memastikan kebenaran informasi. Namun, dari hasil pengecekan di lapangan, rombongan tidak menemukan adanya room karaoke seperti yang diberitakan sebelumnya.

Langkah sidak ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik, khususnya fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah. Selain itu, sidak juga bertujuan memastikan bahwa lingkungan rumah sakit tetap difungsikan sesuai peruntukannya sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Anggota dewan menegaskan setiap informasi yang beredar di masyarakat perlu ditindaklanjuti secara langsung agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. 

DPRD Lamandau juga mendorong semua pihak untuk tetap menjaga kondusivitas serta mengedepankan klarifikasi berbasis fakta.

"Dengan hasil sidak tersebut, DPRD memastikan bahwa isu dugaan room karaoke di lingkungan RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau tidak terbukti. 

Meski demikian, pengawasan terhadap pelayanan dan fasilitas rumah sakit akan terus dilakukan guna menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Lamandau Lingga Pebriani mengungkapkan kemungkinan foto beredar adalah rekayasa teknologi AI. "Karena setelah diteliti ada keterangan dibawah foto tulisan AI," tegasnya. (BY/SB)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard