Lewati ke konten utama
Provinsi

Meski Turun, Harga Cabai di Sampit Masih Pedas di Kantong

Redaksi 03-04-2026, 12:48 WIB 2 menit baca
Lapak dagangan cabai di Kota Sampit
Lapak dagangan cabai di Kota Sampit

SB, SAMPIT – Harga cabai di Pasar Subuh Sampit mulai menunjukkan tren penurunan setelah melonjak tajam selama momen Lebaran 2026. Meski demikian, harga komoditas pedas ini masih tergolong tinggi dan belum kembali ke normal seperti sebelumnya.

Salah satu pedagang cabai, Ipal Ardianto, mengungkapkan bahwa saat puncak Lebaran, harga cabai sempat menembus angka Rp 150.000 per kilogram. Kini, harga mulai berangsur turun dan berada di kisaran Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per kilogram.

“Sekarang sudah mulai stabil, tapi masih tinggi. Kalau kondisi normal biasanya hanya sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000 per kilo,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Menurut Ipal, kenaikan harga cabai diduga dipengaruhi oleh faktor distribusi dan meningkatnya aktivitas selama Lebaran. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab utamanya.

Pasokan cabai ke Sampit sendiri berasal dari berbagai daerah, termasuk Pulau Jawa dan sejumlah wilayah di Kalimantan. Perbedaan jarak membuat frekuensi pengiriman juga tidak sama.

“Kalau dari Jawa biasanya datang dua sampai tiga hari sekali. Tapi kalau dari Banjar atau wilayah Kalimantan, hampir setiap hari ada kiriman,” jelasnya.

Di pasaran, cabai yang dijual terdiri dari berbagai jenis, seperti cabai rawit dan cabai keriting. Saat Lebaran, cabai keriting juga sempat mengalami lonjakan harga hingga Rp 120.000 per kilogram.

Menariknya, Ipal mengungkapkan bahwa penjualan cabai justru lebih cepat saat harga tinggi dibandingkan saat harga murah.

“Kalau cabai mahal malah cepat habis. Dulu waktu harga Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu, paling laku 30 kilo sehari. Sekarang bisa sampai 100 kilo per hari,” katanya.

Tak hanya cabai, sejumlah komoditas lain juga mengalami fluktuasi harga. Bawang merah kini dijual sekitar Rp50.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp40.000. Sementara bawang putih relatif stabil di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada tomat yang melonjak dari Rp 10.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram.

Dengan kondisi ini, para pedagang berharap harga kebutuhan pokok dapat segera kembali normal, terutama jika distribusi pasokan semakin lancar dalam beberapa waktu ke depan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard