Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Pemkab Seruyan Ikuti Rakor Nasional, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Strategis

Redaksi 07-04-2026, 10:13 WIB 2 menit baca
Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Sukardi mengikuti Rakor Nasional pengendalian inflasi. (FOTO:ISTIMEWA)
Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Sukardi mengikuti Rakor Nasional pengendalian inflasi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Hal ini ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi (rakor) nasional yang digelar secara virtual bersama pemerintah daerah se-Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Sukardi, hadir mewakili pemerintah daerah. Rakor membahas sejumlah agenda penting, di antaranya langkah konkret pengendalian inflasi tahun 2026, optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), serta evaluasi Program 3 Juta Rumah.

Sukardi menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama, karena sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan kestabilan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus melakukan berbagai upaya strategis, seperti memperkuat koordinasi lintas sektor, melakukan pemantauan harga secara rutin, serta memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pokok di daerah.

“Kami terus berupaya menjaga pasokan tetap aman dan distribusi berjalan lancar, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, optimalisasi pemanfaatan DAK Non Fisik juga menjadi fokus dalam rakor tersebut. Program ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Pemanfaatan DAK Non Fisik harus benar-benar optimal, terutama dalam mendukung pengawasan obat dan makanan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Sukardi.

Sementara itu, terkait Program 3 Juta Rumah, Sukardi menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

“Program 3 Juta Rumah ini sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah, agar bisa mendapatkan hunian yang layak. Pemerintah Kabupaten Seruyan tentu mendukung penuh pelaksanaannya,” tegasnya.

Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, sehingga berbagai program strategis dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard