Lewati ke konten utama
Provinsi

Perkuat Literasi Keuangan Syariah Perempuan, OJK Kalteng Gelar Program SICANTIKS di Sampit

Redaksi 08-04-2026, 10:54 WIB 3 menit baca
OJK Kalteng menyelenggarakan program edukasi keuangan bertajuk SICANTIKS di Kantor Bupati Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)
OJK Kalteng menyelenggarakan program edukasi keuangan bertajuk SICANTIKS di Kantor Bupati Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dalam upaya mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Kotawaringin Timur, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah (OJK Kalteng) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta PT Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Sampit (BSI Sampit) menyelenggarakan program edukasi keuangan bertajuk SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah).

Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Kotawaringin Timur ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala OJK Kalteng, perwakilan Bupati Kotawaringin Timur melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Staf Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia, serta Funding Representative BSI Sampit. Peserta kegiatan terdiri dari Persatuan Istri Anggota POLRI (Bhayangkari) dan pelaku UMKM perempuan.

Program SICANTIKS bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, mengenal produk dan layanan keuangan syariah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal.

Penyelenggaraan program ini dinilai semakin relevan mengingat perempuan masih menghadapi tantangan dalam literasi dan inklusi keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan perempuan tercatat sebesar 65,58 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 80,28 persen.

Selain itu, data pelaporan aktivitas keuangan ilegal di Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa 68 persen pelapor merupakan perempuan. Di Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri tercatat sebanyak 425 laporan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Kondisi ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan agar lebih cakap, sadar, dan terlindungi dalam mengakses layanan keuangan.

Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, dalam sambutannya menekankan peran strategis perempuan dalam pengelolaan keuangan keluarga dan perekonomian masyarakat.

“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga sekaligus dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah bagi perempuan perlu terus didorong agar mereka semakin cakap dalam mengambil keputusan keuangan. Melalui SICANTIKS, kami berharap perempuan tidak hanya memahami keuangan syariah, tetapi juga mampu menjadi agen literasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Rafiq Riswandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mengelola keuangan keluarga, mulai dari penyusunan anggaran hingga perencanaan masa depan.

“Kami berharap kegiatan SICANTIKS ini dapat memberikan manfaat yang besar serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat yang cakap, bijak, dan sejahtera secara finansial,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber OJK Kalteng, Bank Indonesia, dan BSI Sampit. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah, serta peningkatan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai modus penipuan keuangan digital.

Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan para peserta. Tidak hanya berfokus pada literasi, kegiatan ini juga menghadirkan aspek inklusi melalui fasilitasi pembukaan rekening syariah bagi peserta. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman, tetapi juga dapat langsung mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program SICANTIKS, diharapkan perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timur semakin berdaya secara finansial serta mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan keluarga dan masyarakat yang cerdas serta terlindungi dari risiko keuangan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard