Lewati ke konten utama
Provinsi

KONI Kotim Pastikan Ikuti Porprov XIII Kalteng Meski Anggaran Belum Cair

Redaksi 10-04-2026, 12:01 WIB 2 menit baca
Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO: ISTIMEWA)
Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan tetap berpartisipasi dalam ajang Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat, meski anggaran hibah belum dicairkan.

Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter, mengatakan proses pendaftaran telah berjalan dan diikuti dengan baik oleh seluruh cabang olahraga (cabor).

“Untuk pendaftaran sudah kami laksanakan dan sudah masuk tahapan. Sampai dengan kemarin, sudah ada 24 cabor yang terdaftar. Dengan ini kami pastikan KONI Kotim akan berpartisipasi dalam Porprov Kalteng,” ujar Alexius, Jumat (10/4/2026).

Ia menegaskan, secara administratif tidak ada kendala dalam tahapan pendaftaran atlet. Dari total 35 cabor yang ada, termasuk eksibisi, sebanyak 24 cabor telah mendaftar dengan jumlah atlet lebih dari 200 orang. Batas akhir pendaftaran sendiri berakhir pada 10 April 2026.

Namun demikian, Alexius mengakui hingga saat ini anggaran operasional dan keberangkatan atlet masih belum tersedia di KONI.

“Kami juga menunggu kapan itu bisa dicairkan, karena yang tahu itu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), karena dana itu lewat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) mereka. Tapi kami selalu meminta segera dicairkan, karena itu permintaan dari cabor untuk kebutuhan persiapan,” jelasnya.

Menurutnya, KONI terus menjalin komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar proses pencairan anggaran dapat segera terealisasi. Sembari menunggu kepastian tersebut, masing-masing cabor tetap menjalankan pembinaan atlet secara mandiri.

Alexius juga menanggapi isu perpindahan atlet ke daerah lain. Ia menilai hal tersebut kembali pada pilihan masing-masing atlet.

“Kami juga tidak bisa menahan mereka. Kalau motivasinya memang untuk mencari keuntungan ya begitulah yang terjadi, tapi kalau untuk membawa nama daerah tentu mereka akan bertahan,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kotim, Johny Tangkere, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan 16 atlet untuk berlaga di Porprov.

“Kalau dari ISSI ada 16 atlet yang sudah kami siapkan, tinggal melengkapi syarat-syarat saja. Untuk persiapan kami lakukan secara mandiri sembari menunggu kepastian dari Dispora dan KONI,” ujarnya.

Johny menambahkan, komposisi atlet yang disiapkan merupakan kombinasi atlet baru hasil regenerasi, menggantikan sejumlah atlet senior yang telah melewati batas usia. Meski menghadapi keterbatasan pendanaan, ISSI Kotim tetap optimistis mampu meraih prestasi.

“Targetnya tentu medali emas, kami tetap optimis,” tandasnya.

Partisipasi Kotim pada Porprov XIII Kalteng diharapkan menjadi ajang pembuktian komitmen daerah dalam meningkatkan prestasi olahraga di tingkat provinsi. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard