Lewati ke konten utama
Provinsi

BNNK Kotim Bentuk Unit IBM di Baamang Tengah

Redaksi 18-04-2026, 04:11 WIB 1 menit baca
BNNK Kotim ketika membentuk Unit IBM di Baamang Tengah. (FOTO:ISTIMEWA)
BNNK Kotim ketika membentuk Unit IBM di Baamang Tengah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat di tingkat lokal. Tim Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) resmi membentuk unit baru Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Pembentukan unit ini ditandai dengan rapat koordinasi yang melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, mulai dari Camat Baamang, Lurah Baamang Tengah, Kepala Puskesmas Baamang 1, hingga tokoh agama dan organisasi masyarakat setempat. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pengukuhan lima orang Agen Pemulihan (AP) yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan program rehabilitasi di masyarakat.

Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli, mengatakan bahwa pembentukan IBM merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Program IBM ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pencegahan, penanggulangan, hingga rehabilitasi penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Baamang Tengah,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Melalui Agen Pemulihan yang telah dikukuhkan, diharapkan proses pendampingan terhadap korban penyalahgunaan narkotika dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Dengan adanya Agen Pemulihan di tingkat kelurahan, masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor atau berkonsultasi. Ini adalah bentuk pendekatan yang lebih humanis dan dekat dengan warga,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan organisasi lokal diyakini mampu memperkuat ketahanan sosial terhadap ancaman narkoba.

Melalui wadah IBM, pemberdayaan masyarakat diharapkan semakin optimal, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan kasus.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Kelurahan Baamang Tengah sebagai lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard