Lewati ke konten utama
Provinsi

Karutan Baru Langsung Tancap Gas, Keamanan dan Layanan Jadi Prioritas

Redaksi 20-04-2026, 02:30 WIB 2 menit baca
Pelaksanaan serah terima jabatan dadi Karutan Lama kepada Karutan Baru. (FOTO:SEPUTARBORNEO)
Pelaksanaan serah terima jabatan dadi Karutan Lama kepada Karutan Baru. (FOTO:SEPUTARBORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Pergantian kepemimpinan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya resmi berlangsung. Jabatan kepala rutan kini diemban oleh Aditya Jatari, menggantikan Wayan Arya Budiartawan. Serah terima ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga penegasan arah kebijakan baru yang menitikberatkan pada penguatan keamanan dan peningkatan kualitas pembinaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menegaskan bahwa langkah pertama yang harus dipastikan oleh pimpinan baru adalah menciptakan kondisi rutan yang benar-benar aman.

“Keamanan adalah fondasi utama. Tanpa itu, potensi gangguan bisa muncul kapan saja,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, setelah keamanan terjamin, barulah ketertiban dapat dibangun secara menyeluruh. Ketertiban yang dimaksud mencakup berbagai aspek, mulai dari pelayanan terhadap warga binaan, pemenuhan hak dasar, hingga komitmen menjaga rutan bebas dari narkoba, handphone ilegal, dan praktik pungutan liar.

Selain itu, Aditya juga diminta untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, termasuk ketahanan pangan dan pengembangan UMKM di dalam rutan. Namun, ia tidak hanya dituntut melanjutkan, tetapi juga menghadirkan inovasi baru guna meningkatkan kualitas pembinaan dan sistem keamanan.

Putu menilai, kinerja pejabat sebelumnya sudah menunjukkan progres positif, terutama dalam pemulihan pasca peristiwa yang terjadi pada 2024. Meski demikian, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan oleh kepemimpinan baru.

Sementara itu, Aditya Jatari menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan fokus pada perbaikan berkelanjutan.

“Saya akan melanjutkan program yang sudah ada sekaligus membenahi kekurangan yang masih ditemui,” katanya.

Dalam waktu dekat, ia akan memprioritaskan stabilitas kondisi rutan, khususnya pada aspek keamanan dan pelayanan. Ia juga memastikan program ketahanan pangan tetap berjalan sesuai arahan pusat.

Tak kalah penting, Aditya menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi, yakni overkapasitas penghuni rutan. Menurutnya, hal ini membutuhkan koordinasi intensif dengan kantor wilayah agar dapat ditangani secara bertahap.

Untuk menjaga integritas, ia menegaskan seluruh jajaran wajib bekerja sesuai prosedur. Setiap pelanggaran, baik ringan maupun berat, akan ditindak tegas sesuai aturan.

Dengan kepemimpinan baru ini, Rutan Palangka Raya diharapkan tidak hanya semakin aman, tetapi juga mampu menghadirkan sistem pembinaan yang lebih inovatif dan humanis. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard