Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Inovasi Mahaga Pelajar SMKN 1 Sampit Raih Juara 1

Redaksi 20-04-2026, 06:52 WIB 2 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor memberikan apresiasi kepada pelajar yang meraih juara 1 di Duta Baca Pelajar Tingkat Provinsi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor memberikan apresiasi kepada pelajar yang meraih juara 1 di Duta Baca Pelajar Tingkat Provinsi. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Pelajar kelas XII SMK Negeri 1 Sampit, Meliana Agustin, berhasil meraih juara 1 Duta Baca Pelajar tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Prestasi tersebut diraih melalui proses panjang dan berbagai tahapan seleksi, mulai dari tingkat sekolah hingga provinsi.

Meliana mengungkapkan, perjalanan menuju kemenangan tidak diraih secara instan. Ia harus melalui seleksi ketat sejak di lingkungan sekolah.

“Awalnya seleksi dilakukan di sekolah. Ada sekitar 10 peserta, kemudian diseleksi lagi hingga tersisa 6 orang, lalu menjadi 3 orang, dan alhamdulillah saya terpilih sebagai perwakilan sekolah,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelum melaju ke tingkat provinsi, dirinya terlebih dahulu mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Inovasi yang saya bawa bernama Mahaga, yang dalam bahasa Dayak berarti menjaga. Mahaga adalah singkatan dari Mari Bersama Wujudkan Hebatnya Aksi Gemilang Aksara melalui mailbox dan literapoint,” jelasnya.

Meliana memaparkan, inovasi tersebut terdiri dari dua media utama, yakni Literapoint dan Literabox. Literapoint merupakan platform berbasis website yang memungkinkan siswa mengirimkan berbagai karya tulis secara online.

“Di Literapoint, teman-teman bisa mengirimkan puisi, cerpen, esai, poster, bahkan surat pribadi secara online,” katanya.

Sementara itu, Literabox merupakan kotak surat fisik yang terinspirasi dari sistem pos konvensional.

“Melalui Literabox, siswa bisa mengirimkan surat atau karya tulis secara langsung. Setiap hari Jumat, hasil karya yang terkumpul saya tempelkan di mading sekolah, sedangkan surat pribadi akan saya kirimkan ke penerima,” tambahnya.

Berkat inovasi tersebut, Meliana berhasil lolos seleksi tingkat kabupaten dan melaju ke tingkat provinsi bersama perwakilan dari 11 kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.

“Di tingkat provinsi, kami mengikuti seleksi secara online dengan mempresentasikan inovasi dan kontribusi yang telah dilakukan,” ungkapnya.

Meliana pun bersyukur atas pencapaian yang diraih setelah melalui seluruh tahapan seleksi.

“Alhamdulillah saya terpilih menjadi juara 1 Duta Baca Pelajar Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Semua ini tentu melalui proses yang panjang,” tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard