Disdik Kotim Dorong Peningkatan Guru Agama Mewujudkan Generasi Unggul
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya membentuk generasi yang unggul dan berakhlak mulia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kotim, Cipto Utama, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan peningkatan kompetensi guru PAI yang dinilai penting dalam menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan dapat meningkatkan kompetensi Bapak dan Ibu guru dalam mengajar PAI, khususnya di tingkat SMP,” ujar Cipto, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut guru untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi pembelajaran, seiring dengan karakter siswa yang juga semakin dinamis.
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru PAI memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
“Di Indonesia ini mencari orang pintar banyak, tetapi yang berakhlak mulia masih menjadi tantangan. Di sinilah peran guru PAI sangat penting,” tegasnya.
Ia berharap para guru mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa, termasuk dalam hal kedisiplinan beribadah dan perilaku sehari-hari.
Cipto juga menyoroti fenomena minimnya jamaah di masjid, meskipun pembangunan tempat ibadah terus meningkat.
“Masjid kita bagus, tetapi jamaahnya masih sedikit. Ini menjadi tantangan kita bersama, termasuk peran guru dalam menanamkan kebiasaan beribadah sejak dini,” tambahnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pembiasaan nilai-nilai sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran agama.
Lebih lanjut, Cipto berharap kegiatan peningkatan kompetensi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan di Kotim.
“Harapannya, ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan di sekolah, sehingga mampu mencetak generasi yang siap menghadapi dunia kerja dan berakhlakul karimah,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan karakter anak di rumah.
“Tidak hanya di sekolah, orang tua juga harus mengawasi dan membimbing anak-anaknya di rumah agar nilai-nilai agama bisa diterapkan secara konsisten,” tutupnya. (f1/sb)