Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Soroti Lambannya Realisasi Proyek APBD 2026

Redaksi 27-04-2026, 10:12 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol
Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol

SB, SAMPIT - Pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBD murni tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat sorotan dari DPRD setempat. Hingga memasuki bulan kelima tahun anggaran, kegiatan fisik di lapangan dinilai belum menunjukkan progres yang signifikan.

Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pola keterlambatan yang berpotensi kembali terulang seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kondisi ini dikhawatirkan akan kembali mengulang pola lama, di mana pekerjaan fisik kerap terlambat dimulai dan menumpuk di penghujung tahun anggaran,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, keterlambatan memulai proyek akan berdampak pada banyak hal, terutama kualitas hasil pekerjaan. Waktu pelaksanaan yang sempit dinilai dapat mengurangi efektivitas pengawasan di lapangan.

“Kalau terus seperti ini, kita khawatir kualitas proyek, khususnya infrastruktur jalan, tidak akan optimal karena dikejar waktu,” tegasnya.

Lumban Gaol mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah strategis guna mempercepat realisasi proyek. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar pelaksanaan berjalan lebih tertib dan terkontrol.

Selain itu, percepatan proyek juga dinilai akan membantu kontraktor dalam mempersiapkan kebutuhan pekerjaan tanpa tekanan waktu yang berlebihan.

“Dengan waktu yang cukup, kontraktor bisa lebih siap, baik dari sisi material maupun manajemen keuangan, sehingga hasilnya juga lebih maksimal,” tambahnya.

Ia berharap proyek-proyek fisik yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat, agar pembangunan di Kotim tidak terhambat dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara tepat waktu. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard