Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

PAUD Fondasi Karakter Anak, Lomba Kartini Wadah Tumbuhkan Kreativitas dan Percaya Diri Sejak Dini

Redaksi 28-04-2026, 01:23 WIB 2 menit baca
Pelaksanaan lomba kartini pada anak tingkat PAUD yang dihadiri oleh Bunda PAUD Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. (FOTO:ISTIMEWA)
Pelaksanaan lomba kartini pada anak tingkat PAUD yang dihadiri oleh Bunda PAUD Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat strategis sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kepribadian anak sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, saat membuka kegiatan Lomba Fashion Show dan Lomba Mewarnai dalam rangka peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (27/04/2026).

“Lomba ini merupakan implementasi konkret dari pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak kita bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi sedang belajar untuk berani, kreatif, dan percaya diri,” ujar Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Pj Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan PAUD melalui berbagai upaya strategis. Di antaranya adalah peningkatan akses dan pemerataan layanan pendidikan, peningkatan kualitas proses pembelajaran, serta integrasi dengan sektor kesehatan, gizi, dan perlindungan anak.

Selain itu, penguatan PAUD juga diarahkan melalui kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi pembelajaran, guna menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan modern di daerah.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan semangat belajar kepada anak-anak sejak usia dini.

“Melalui lomba Fashion Show, anak-anak belajar mengekspresikan diri serta mengenal keberagaman budaya dan bangga terhadap pakaian adat maupun kreasi lokal. Sedangkan melalui lomba mewarnai, anak-anak dapat menuangkan imajinasi, perasaan, dan harapan mereka,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program wajib belajar 13 tahun.

Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari PAUD dan TK di Kota Palangka Raya. Menurutnya, lomba ini dirancang untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik anak.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai keberanian, kemandirian, serta kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi perempuan, Bunda PAUD Kota Palangka Raya, panitia, serta dewan juri. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari peserta maupun para pendamping.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard