seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Penutupan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai di Kapuas, Perkuat Layanan Keuangan hingga Wilayah 3T

by Redaksi - Tanggal 29-04-2026,   jam 08:49:49
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias menyerahkan cenderamata. FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai Kalimantan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut, Bulog Kapuas, dan Bank Kalteng. Kegiatan ini digelar di Pelabuhan Danumare, Komplek Pasar Danumare Kapuas, pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kalimantan serta dirangkaikan dengan Gerakan Pasar Murah.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP) Septedy, Kepala Bulog, unsur TNI AL, Polres Kapuas, Kodim 1011/Kuala Kapuas, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Septedy menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan serta TNI Angkatan Laut atas sinergi dalam menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ia menegaskan, kegiatan ini mencerminkan kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan rupiah.

Menurutnya, Ekspedisi Rupiah merupakan komitmen negara dalam memastikan ketersediaan uang layak edar hingga ke pelosok daerah guna mendukung stabilitas ekonomi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan nasional.

Ia juga menjelaskan bahwa layanan penukaran uang rupiah dalam kegiatan ini berperan penting dalam mendukung kelancaran transaksi ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksi serta merawatnya dengan baik.

Selain itu, Septedy menyoroti pentingnya peningkatan inklusi keuangan melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) serta digitalisasi sistem pembayaran guna mendorong percepatan transformasi digital di sektor keuangan.

"Program inklusi keuangan diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan layanan digital, khususnya di wilayah pedesaan," ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan dalam mendukung edukasi serta layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam mendistribusikan uang rupiah ke wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan.

Melalui ekspedisi ini, Bank Indonesia menyalurkan uang layak edar sekaligus menarik uang tidak layak edar untuk diganti dengan yang baru, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai dapat terpenuhi.

Ia berharap kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kapuas, dan TNI AL dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain distribusi uang, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pasar murah dan layanan kesehatan gratis.

Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pembiayaan. Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di wilayah Kalimantan lainnya.

Usai penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan susur sungai menggunakan kapal TNI AL, serta kunjungan ke stan pasar murah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi kegiatan. (hms/f4)