seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Disdik Kotim Perluas SPMB Online hingga Jenjang SD pada Tahun Ajaran 2026-2027

by Redaksi - Tanggal 30-04-2026,   jam 02:51:30
Kepala Disdik Kotim, Yolanda Lonita Fenisia

SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadirkan inovasi dalam sistem penerimaan murid baru dengan memperluas penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online. Jika sebelumnya hanya diterapkan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP), pada Tahun Ajaran 2026/2027 sistem ini mulai diberlakukan juga untuk jenjang sekolah dasar (SD).

Kepala Disdik Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan pengembangan dari Bidang Persekolahan guna meningkatkan kemudahan layanan sekaligus mendorong transparansi dalam proses pendaftaran.

“Tahun ini ada terobosan dari Bidang Persekolahan, khususnya untuk SD dan SMP, dalam pelaksanaan SPMB online,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 yang mengatur mekanisme penerimaan murid baru mulai dari jenjang PAUD hingga SMK. Regulasi tersebut dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik diskriminasi.

Sebelumnya, sistem SPMB online baru diterapkan secara terbatas di tingkat SMP pada Tahun Ajaran 2025/2026. Penerapannya kala itu masih menghadapi kendala sarana dan prasarana di sejumlah sekolah. Namun, pada tahun ini, cakupan program diperluas secara signifikan hingga menjangkau sekolah dasar.

Perluasan ini dinilai sebagai langkah maju dalam transformasi layanan pendidikan di Kotim, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang turut berdampak pada sektor pendidikan.

Disdik Kotim memastikan keterbatasan anggaran tidak menghambat pelaksanaan program prioritas. Untuk mendukung kebutuhan sarana fisik, pembiayaan masih mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program tetap berjalan optimal sesuai prioritas,” tambah Yolanda.

Melalui perluasan penerapan SPMB online ini, Disdik Kotim berharap proses penerimaan murid baru dapat berlangsung lebih transparan, efisien, serta memberikan kemudahan akses bagi orang tua dan calon peserta didik di seluruh wilayah Kotim. (f1/sb)