Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik
SB, PALANGKA RAYA – Upaya pencegahan kebakaran yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Sosialisasi dan pelatihan yang menyasar masyarakat dinilai efektif dalam menekan risiko kebakaran sejak dini.
Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya kebakaran.
“Program pelatihan seperti ini sangat positif dan menyentuh langsung aspek keselamatan masyarakat. Kami tentu mendukung penuh,” ujar Salundik, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, banyak kasus kebakaran yang membesar akibat keterlambatan penanganan pada tahap awal. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali keterampilan dasar, seperti penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), penanganan kebocoran gas, hingga teknik pemadaman sederhana.
“Sering kali kebakaran membesar karena terlambat ditangani. Dengan pelatihan ini, masyarakat bisa bertindak lebih cepat sebelum api meluas,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar edukasi tidak hanya difokuskan pada instansi pemerintah, tetapi diperluas hingga ke lingkungan permukiman dan pelaku usaha kecil agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Selain itu, Salundik berharap program pelatihan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terjadwal, bukan hanya bersifat insidental.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi program rutin dengan perencanaan yang matang, sehingga dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebelumnya, Disdamkarmat Kota Palangka Raya menggelar pelatihan pencegahan kebakaran bagi pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Jekan Raya, tepatnya di Bukit Tunggal 4. Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kewaspadaan serta keterampilan dalam menghadapi potensi kebakaran di tempat kerja.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, diharapkan budaya siaga bencana di tengah masyarakat semakin kuat. Dengan pengetahuan yang memadai, risiko kerugian maupun korban jiwa akibat kebakaran diharapkan dapat ditekan. (sb/*)