Wakil Bupati Seruyan, H Supian mewakili bupati menerima penghargaan atas keberhasilannya dalam pelaksanaan PJPK Berkualitas dan Program GENTING 2025. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Daerah ini berhasil meraih penghargaan atas keberhasilannya dalam pelaksanaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas serta program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (29/4/2026). Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Seruyan, H Supian.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati H. Supian menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan kependudukan dan percepatan penurunan stunting.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Seruyan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat.
“Kami menyadari bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi semua pihak. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor akan terus kami perkuat,” lanjutnya.
Melalui berbagai program strategis, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong percepatan penurunan stunting. Di antaranya melalui program GENTING, TAMASYA, dan GATI, serta intervensi langsung berupa pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Program-program ini kami jalankan secara berkelanjutan agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata Supian.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tren penurunan angka stunting di wilayahnya menunjukkan perkembangan yang positif, meskipun masih memerlukan upaya berkelanjutan.
“Kita patut bersyukur karena tren penurunan stunting menunjukkan progres yang baik. Namun, kerja keras tidak boleh berhenti, karena target yang ingin kita capai masih membutuhkan komitmen dan konsistensi,” disampaikan dalam forum Rakorda.
Pemprov juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
“Perlu kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat agar upaya ini berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Kabupaten Seruyan diharapkan mampu terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam pembangunan kependudukan serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (sb/*)