Kotim Kembali Dapat Program Cetak Sawah Rakyat 1.067 Hektare
SB, SAMPIT - Petani di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mendapat dukungan melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2026 yang digagas Kementerian Pertanian.
Program tersebut difokuskan untuk optimalisasi lahan pertanian guna meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Yephi Hartady Periyanto mengatakan, Kotim memperoleh alokasi cetak sawah seluas 1.067 hektare pada tahun ini.
“Kotim ada dapat lagi untuk program CSR itu, tepatnya 1.067 hektare. Kegiatan dilaksanakan tahun ini dan targetnya selesai di tahun ini juga,” ujar Yephi di Sampit, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, program yang sepenuhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertanian tersebut menjadi peluang besar bagi para petani untuk mengembangkan usaha pertanian mereka, khususnya dalam membuka dan mengoptimalkan lahan sawah baru.
“Melalui program CSR ini, seluruhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertanian sehingga sangat membantu petani dalam pengembangan usaha taninya,” tambahnya.
Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim telah mengusulkan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang akan menerima manfaat program tersebut.
Untuk memastikan ketepatan data dan keberhasilan pelaksanaan program, Kementerian Pertanian juga melakukan penyusunan Survei Investigasi Desain (SID) yang dipercayakan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
“Tim SID sudah datang ke Kotawaringin Timur dan turun langsung ke lapangan. Diharapkan dengan kejelasan data sejak awal, tingkat keberhasilan CSR tahun ini bisa lebih baik,” jelasnya.
Program cetak sawah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi di Kotim, membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, serta peningkatan petani. (f1/sb)