Disdik Kotim Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan dukungan penuh terhadap program wajib belajar 13 tahun yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mulai tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia mengatakan, program tersebut merupakan pengembangan dari kebijakan wajib belajar 12 tahun yang selama ini diterapkan dari jenjang SD hingga SMA sederajat.
“Pendidikan wajib belajar 13 tahun ini merupakan perubahan dari sebelumnya 12 tahun. Tambahan satu tahun itu berasal dari jenjang PAUD, sehingga mulai tahun 2026 PAUD menjadi bagian dari program wajib belajar,” ujar Yolanda, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, penerapan kebijakan tersebut dinilai tidak akan menjadi kendala besar di Kotim. Pasalnya, mayoritas anak-anak di daerah itu sudah terlebih dahulu mengikuti pendidikan PAUD sebelum memasuki sekolah dasar.
“Di Kabupaten Kotim, rata-rata anak sebelum masuk SD memang sudah menjalani pendidikan di PAUD. Jadi dengan adanya kebijakan wajib belajar 13 tahun ini, kami sangat mendukung penuh program yang dilaksanakan oleh kementerian,” katanya.
Menurut Yolanda, keberadaan PAUD memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan dasar.
Karena itu, pihaknya akan terus mendorong penguatan layanan pendidikan usia dini agar pelaksanaan program wajib belajar 13 tahun dapat berjalan optimal di Kotim. (f1/sb)