Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

SMPN 3 Sampit Targetkan Juara FLS3N dan O2SN Kotim 2026

Redaksi 12-05-2026, 02:59 WIB 2 menit baca
Peserta FLS3N dan O2SN Tingkat Kotim mengikuti pembukaan acara. (FOTO:ISTIMEWA)
Peserta FLS3N dan O2SN Tingkat Kotim mengikuti pembukaan acara. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - SMPN 3 Sampit memantapkan persiapan menghadapi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2026. Sekolah tersebut menargetkan prestasi di sejumlah cabang unggulan yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Kepala SMPN 3 Sampit, Siti Hadijah, mengatakan pihak sekolah bersama guru pembina dan pelatih telah melakukan persiapan maksimal untuk seluruh cabang yang diikuti.

“Persiapan kami insya Allah maksimal. Harapan kami tentu ingin mendapatkan hasil terbaik dan bisa juara,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Pada ajang O2SN, SMPN 3 Sampit menaruh perhatian khusus pada cabang bulu tangkis, atletik, dan panjat tebing. Menurut Siti, atlet bulu tangkis bahkan telah dibina selama satu tahun terakhir melalui klub olahraga di Sampit.

“Target kami ada pemain bulu tangkis yang sudah kami persiapkan sejak setahun lalu. Atletik dan panjat tebing juga menjadi andalan karena memang sudah kami siapkan,” katanya.

Sementara untuk FLS3N, SMPN 3 Sampit optimistis mampu bersaing di cabang tari kreasi, pantomim, dan mendongeng.

“Di FLS3N mudah-mudahan tari, pantomim, dan dongeng bisa sesuai target yang kami harapkan,” tambahnya.

SMPN 3 Sampit tercatat mengikuti hampir seluruh cabang yang diperlombakan. Pada FLS3N, sekolah tersebut hanya tidak mengirim peserta di cabang ensemble dan musik tradisional. Sedangkan pada O2SN, seluruh cabang olahraga diikuti.

“Semua cabang O2SN kami ikuti. Persiapan sudah dilakukan maksimal oleh guru-guru kami. Doakan semoga berhasil dan bisa sampai nasional,” tegas Siti.

FLS3N tahun ini diikuti sekitar 57 sekolah dengan delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yakni ilustrasi, ensemble, musik tradisional, mendongeng, menulis cerita, menyanyi solo, pantomim, dan tari kreasi. Dari jumlah tersebut, lima cabang digelar secara luring dan tiga cabang lainnya dilaksanakan secara daring.

Sementara itu, O2SN diikuti 54 sekolah dengan lima cabang olahraga, yakni renang, pencak silat, atletik, bulu tangkis, dan panjat tebing. Cabang atletik menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai 86 orang. Disusul bulu tangkis sebanyak 39 peserta, pencak silat 38 peserta, renang 27 peserta, dan panjat tebing 12 peserta. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard