DPRD Kotim Dorong Percepatan dan Pemerataan Pembangunan
SB, SAMPIT - DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mendorong pemerintah daerah mempercepat dan memeratakan pembangunan di berbagai sektor melalui rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD sebagai bentuk evaluasi dan masukan bagi pemerintah daerah guna meningkatkan efektivitas pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Anggota DPRD Kotim, Abdul Kadir, mengatakan DPRD menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang lebih matang agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran.
Selain itu, DPRD juga meminta peningkatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah hingga pemerintah desa supaya program pembangunan berjalan optimal dan pengawasan lebih efektif.
“Rekomendasi ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut pemerintah daerah demi peningkatan kinerja pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Abdul Kadir, Rabu (13/5/2026).
Dalam sektor infrastruktur, DPRD mendorong peningkatan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah desa, termasuk pengembangan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan irigasi dan jalan usaha tani.
DPRD juga meminta pemerintah daerah mengoptimalkan dukungan anggaran dari APBD provinsi maupun APBN untuk mendukung proyek pembangunan berskala besar di Kotim.
Selain pembangunan fisik, Abdul Kadir juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penyediaan obat gratis di puskesmas, penguatan peran posyandu, hingga peningkatan status rumah sakit pratama menjadi tipe D.
Tak hanya itu, dirinya juga menekankan pemerataan akses listrik dan air bersih, pengembangan sektor pertanian, perikanan, serta komoditas unggulan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam bidang ekonomi, DPRD meminta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui peningkatan sistem pajak dan retribusi serta penertiban distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
DPRD turut mendorong penyelesaian konflik lahan dan plasma sawit, pengembangan sektor pariwisata dan budaya, serta peningkatan investasi untuk mendukung pembangunan daerah.
Melalui rekomendasi tersebut, DPRD berharap pembangunan di Kotim dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. (f1/sb)