Lewati ke konten utama
Provinsi

Jemaah Haji Kotim Dipastikan Sehat, Belum Ada Laporan Meninggal di Tanah Suci

Redaksi 15-05-2026, 12:32 WIB 2 menit baca
Jemaah Haji Asal Kotim ketika ingin diberangkatkan ke Arab Saudi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Jemaah Haji Asal Kotim ketika ingin diberangkatkan ke Arab Saudi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Di tengah kabar duka meninggalnya sejumlah jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipastikan hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan sehat selama menjalankan ibadah haji 1447 Hijriah.

Hingga Jumat (15/5/2026), belum ada laporan jemaah haji asal Kotim yang meninggal dunia maupun dirujuk ke rumah sakit di Tanah Suci Mekkah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kotim, Tiariyanto, menyampaikan bahwa kondisi jemaah secara umum masih stabil dan terus dalam pemantauan petugas yang mendampingi di lapangan.

“Untuk sementara jemaah kita alhamdulillah masih aman pak, tidak ada yang dirujuk,” ujar Tiariyanto saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).

Meski dalam kondisi stabil, ia mengakui terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk, pilek, dan demam. Namun, kondisi tersebut masih dapat ditangani oleh tim kesehatan tanpa perlu perawatan lanjutan di rumah sakit.

“Walaupun beberapa ada yang batuk, pilek dan demam,” tambahnya.

Menurutnya, faktor cuaca panas di Arab Saudi serta padatnya rangkaian ibadah menjadi salah satu penyebab munculnya keluhan kesehatan ringan pada sebagian jemaah. Namun demikian, seluruh jemaah asal Kotim tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan baik.

Pihak Kemenhaj Kotim juga terus melakukan koordinasi dan pemantauan berkala terhadap kondisi kesehatan jemaah, termasuk memastikan pelayanan kesehatan di setiap kloter berjalan optimal.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah hingga 11 Mei 2026, sebanyak 132.057 jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi yang terbagi dalam 341 kelompok terbang (kloter).

Di sisi lain, pemerintah mencatat sebanyak 24 jemaah haji Indonesia telah wafat di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Meski demikian, kondisi jemaah asal Kotim hingga saat ini dipastikan tetap aman dan stabil. Kemenhaj Kotim menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif agar seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard