Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Rimbun Buka Suara Soal Anggaran Perjalan Dinas Rp 7,5 Miliar

Redaksi 18-05-2026, 11:03 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kotim, Rimbun
Ketua DPRD Kotim, Rimbun

SB, SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, akhirnya angkat bicara terkait sorotan publik terhadap anggaran perjalanan dinas DPRD Kotim yang mencapai Rp 7,5 miliar.

Rimbun menegaskan, anggaran tersebut bukan digunakan sembarangan, melainkan untuk mendukung tugas dan fungsi anggota dewan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, mulai dari konsultasi, koordinasi hingga pendampingan ke berbagai instansi.

“Perjalanan dinas ini bagian dari tugas dan fungsi kami sebagai anggota DPRD untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” kata Rimbun, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, setiap laporan dan aspirasi warga tidak bisa langsung diselesaikan di daerah, tetapi harus dikonsultasikan ke pemerintah provinsi maupun pusat agar mendapat tindak lanjut yang tepat.

Ia juga menilai nominal Rp7,5 miliar masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan anggaran perjalanan dinas DPRD di daerah lain. Bahkan, kata dia, rata-rata satu anggota DPRD hanya memperoleh sekitar Rp150 juta per tahun untuk menunjang seluruh aktivitas kedewanan.

“Kalau dibanding DPRD lain, kami mungkin termasuk yang paling kecil. Satu anggota dalam setahun hanya sekitar Rp150 juta,” ungkapnya.

Rimbun memastikan penyusunan anggaran tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat.

Tak hanya itu, DPRD Kotim disebut telah melakukan sejumlah langkah penghematan, termasuk mengurangi penggunaan transportasi udara untuk perjalanan dinas tertentu.

“Kami juga melakukan efisiensi. Perjalanan yang sebelumnya sering menggunakan pesawat sekarang mulai dikurangi dan disesuaikan dengan kondisi anggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, nilai anggaran perjalanan dinas tahun ini bahkan lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada periode sebelumnya, anggaran tersebut juga sempat mengalami pemangkasan di tengah tahun berjalan.

“Anggaran tahun ini justru lebih kecil dibanding sebelumnya,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard