Lewati ke konten utama
Provinsi

Alumni Sukses SMP Santo Paulus Bagikan Kunci Meraih Cita-cita di Era Digital

Redaksi 22-05-2026, 06:15 WIB 4 menit baca
Tiga pembicara Talk Show Alumni SMP Katolik Santo Paulus Palangka Raya, Ketua IAI Kalteng Ristia Heranidewi (pojok kiri), Dekan Fisip UPR Bhayu Rhama (dua dari kirim) dan Kadishub Kalteng Yulindra Dedy Lampe. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Tiga pembicara Talk Show Alumni SMP Katolik Santo Paulus Palangka Raya, Ketua IAI Kalteng Ristia Heranidewi (pojok kiri), Dekan Fisip UPR Bhayu Rhama (dua dari kirim) dan Kadishub Kalteng Yulindra Dedy Lampe. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 SMP Santo Paulus Palangka Raya menghadirkan alumni-alumni sukses yang kini berkiprah di berbagai bidang profesional. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bagi ratusan siswa dalam kegiatan Talk Show Alumni yang digelar di Gedung Serba Guna Komplek Gereja Katedral Palangka Raya, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan bertema “Karakter Kuat, Generasi Hebat” itu menghadirkan tiga alumni berprestasi, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy Lampe, Dekan FISIP UPR, Bhayu Rhama, serta Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kalteng, Ristia Heranidewi.

Ketiganya merupakan lulusan SMP Santo Paulus Palangka Raya yang berhasil membangun karier di bidang pemerintahan, akademisi, hingga profesi arsitektur. Pengalaman dan perjalanan hidup mereka pun dibagikan langsung kepada para siswa sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengejar cita-cita diera digial sekarang ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy Lampe, mengatakan kesuksesan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, disiplin, dan semangat belajar yang konsisten.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk reuni, tetapi ingin memberikan semangat kepada adik-adik agar jangan pernah lelah belajar dan terus mengejar cita-cita setinggi mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai disiplin dan pendidikan karakter yang diperoleh selama bersekolah di SMP Santo Paulus menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.

Hal senada disampaikan Dekan FISIP UPR, Profesor Bhayu Rhama. Ia menilai sekolah memiliki peran besar dalam membentuk mental dan karakter siswa untuk menghadapi tantangan kehidupan.

“Setiap tantangan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Karena itu jangan takut bermimpi besar dan jangan pernah berhenti belajar,” ucap Bhayu di hadapan para siswa.

Prof Bhayu yang juga sebagai panitia pelaksana kegiatan menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mendidik para alumni hingga mampu sukses di bidang masing-masing.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan inspirasi kepada anak-anak bahwa apa yang mereka lihat hari ini adalah hasil dari proses panjang para alumni. Tidak ada kesuksesan yang datang secara instan,” ujar Bhayu Rhama.

Menurutnya, para siswa perlu memahami bahwa perjalanan para alumni yang kini sukses di bidang pemerintahan, akademisi, hingga profesi lainnya dimulai dari proses sederhana di bangku sekolah yang sama.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini sebagai fondasi utama dalam meraih keberhasilan di masa depan, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif dan digital.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter, disiplin, dan tanggung jawab. Itu yang menjadi bekal paling penting bagi masa depan anak-anak,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan para siswa agar tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada pengembangan diri, etika, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Di era sekarang, kemampuan akademik saja tidak cukup. Anak-anak harus punya karakter kuat, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat,” tegasnya.

Ia menutup dengan harapan agar kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi siswa SMP Santo Paulus Palangka Raya untuk terus berprestasi dan menjadikan para alumni sebagai teladan nyata dalam meraih cita-cita.

“Saya berterima kasih kepada guru-guru yang telah membimbing kami. Bagi adik-adik kami never stop learning because life never stops teaching,” katanya.

Sementara itu, Ketua IAI Kalteng, Ristia Heranidewi, turut mendorong para siswa agar percaya diri mengembangkan potensi diri dan terus berkarya di bidang yang diminati.

“Kami berharap adik-adik di SMP Santo Paulus Palangka Raya terus percaya diri mengembangkan potensi yang dimiliki dan jangan takut untuk bermimpi besar. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk sukses jika mau belajar, disiplin, dan terus berusaha,” ujar Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kalteng, Ristia Heranidewi.

“Sekolah ini telah memberikan banyak nilai kehidupan dan pembentukan karakter bagi kami para alumni. Karena itu, kami ingin berbagi pengalaman agar siswa-siswi di sini semakin termotivasi untuk meraih cita-cita mereka,” lanjutnya.

Ristia juga mengingatkan para siswa agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan era digital secara positif untuk mendukung pendidikan dan pengembangan diri.

“Di era digital saat ini, kreativitas dan kemampuan beradaptasi menjadi sangat penting. Teruslah belajar dan berkarya agar nantinya bisa menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah,” pungkasnya.

Kegiatan talk show tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa yang terlihat serius menyimak pengalaman dan motivasi dari para alumni sukses sekolah tersebut.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga diharapkan mampu memupuk semangat generasi muda untuk terus berprestasi dan membawa nama baik SMP Santo Paulus Palangka Raya di masa mendatang. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard