Banjir Kiriman Rendam Permukiman di Desa Tumbang Mujam
SB, SAMPIT - Banjir kiriman merendam permukiman warga di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (29/5/2026). Genangan air terjadi akibat meluapnya sungai setelah debit air dari wilayah hulu meningkat.
Sekretaris Desa Tumbang Mujam, Dolik, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, ketinggian air yang merendam kawasan permukiman mencapai sekitar 35 sentimeter.
“Untuk sementara ada satu rumah warga yang terdampak langsung dari banjir tersebut,” kata Dolik.
Selain rumah warga, satu fasilitas umum juga ikut terdampak genangan air. Namun demikian, sejumlah fasilitas penting lainnya seperti tempat ibadah, sekolah dan fasilitas kesehatan dilaporkan masih aman dan belum terdampak banjir.
Data sementara mencatat sedikitnya dua kepala keluarga (KK) atau empat jiwa terdampak akibat banjir tersebut. Dolik menjelaskan, hujan sempat turun pada malam sebelumnya, namun intensitasnya tergolong ringan. Meski begitu, pihak desa menduga banjir yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah hulu sungai.
“Iya ada hujan malam tadi, tapi hanya hujan ringan. Semoga banjirnya lekas surut,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga setempat, Aan, menyebut air mulai naik sejak pagi hari. Ia menduga banjir berasal dari wilayah desa di bagian hulu yang sebelumnya lebih dulu terdampak.
“Baru pagi tadi naik airnya. Ini banjir kiriman dari kemarin yang banjir di Desa Tanjung Jorong, desa sebelah di hulu sungai,” katanya.
Hingga kini, Pemerintah Desa Tumbang Mujam terus memantau perkembangan debit air sungai. Warga yang tinggal di bantaran sungai diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun di wilayah hulu. (f1/sb)