Lewati ke konten utama
DPRD Murung Raya

Dewan Minta Distribusi BBM Bersubsidi Diawasi Ketat

Redaksi 10-06-2026, 07:47 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Murung Raya, Bebie
Anggota DPRD Murung Raya, Bebie

SB, PURUK CAHU– Anggota DPRD Murung Raya, Bebie, meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar penggunaannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Ajakan tersebut menyusul, kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat, terutama melalui peningkatan biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.

Menurut Bebie, pengawasan distribusi BBM bersubsidi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kelompok yang berhak tetap mendapatkan akses terhadap energi dengan harga terjangkau.

"Tentunya pemerintah daerah hingga pemerintah pusat harus melakukan pengendalian yang terukur untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi agar distribusinya tepat sasaran dan mencegah gejolak ekonomi yang lebih luas," kata Bebie, Rabu (10/06/2026).

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya itu menilai, keberadaan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan BioSolar masih sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, petani, nelayan, serta warga berpenghasilan rendah.

Karena itu, ia berharap pengawasan di lapangan dapat dilakukan secara optimal guna mencegah praktik penyalahgunaan maupun penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Selain pengawasan distribusi BBM, Bebie juga meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan harga eceran tertinggi (HET) serta menjaga ketersediaan bahan pokok agar dampak kenaikan harga BBM non-subsidi tidak semakin membebani masyarakat.

"Pemkab diharapkan memperkuat pengawasan HET, menjaga ketersediaan bahan pokok, serta menyiapkan program bantuan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, kenaikan harga Pertamax memang dipengaruhi berbagai faktor, seperti naiknya harga minyak mentah dunia, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan penyesuaian formula harga BBM non-subsidi.

Meski demikian, ia bersyukur pemerintah masih mempertahankan harga BBM bersubsidi sehingga dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga energi.

Bebie berharap seluruh pihak dapat bersinergi menjaga kelancaran distribusi BBM dan kestabilan harga kebutuhan pokok demi melindungi daya beli masyarakat Murung Raya. (Ang)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard