DPRD Kotim Minta Asosiasi Sawit Lebih Aktif Dampingi Petani Mandiri
SB, SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta asosiasi perkebunan kelapa sawit lebih aktif mendampingi petani sawit mandiri, terutama saat terjadi gejolak harga tandan buah segar (TBS) yang berdampak pada pendapatan masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kotim, Zainuddin mengatakan petani swadaya membutuhkan dukungan dan perlindungan agar tetap mampu bertahan ketika harga sawit mengalami penurunan.
“Peran asosiasi perkebunan harus lebih dirasakan oleh petani. Mereka perlu hadir sebagai pendamping dan membantu memperjuangkan kepentingan pekebun sawit mandiri saat menghadapi berbagai persoalan,” katanya, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, sektor perkebunan sawit rakyat di Kotim terus berkembang dan menjadi sumber penghasilan utama masyarakat di berbagai wilayah, mulai dari Baamang Hulu, Teluk Sampit, Antang Kalang hingga Mentaya Hulu.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat keberlangsungan usaha petani swadaya harus menjadi perhatian bersama. Apalagi, harga TBS sawit sempat mengalami penurunan tajam dalam beberapa waktu terakhir.
“Petani mandiri harus mendapatkan perlindungan karena mereka menggantungkan kehidupan keluarga dari hasil kebun sawit yang dikelola secara swadaya,” ujarnya.
Zainuddin mengungkapkan, pada April 2026 harga TBS masih berada di kisaran Rp3.400 hingga Rp3.500 per kilogram. Namun memasuki Mei, harga di tingkat petani sempat turun drastis hingga sekitar Rp1.000 sampai Rp1.200 per kilogram di sejumlah wilayah.
“Kondisi itu membuat petani khawatir karena pendapatan mereka turun cukup besar dalam waktu singkat,” katanya.
Karena itu, DPRD mendorong pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, asosiasi dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas harga serta memperbaiki tata niaga sawit.
“Yang paling penting adalah bagaimana kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. Persoalan harga sawit harus menjadi perhatian bersama agar tidak kembali menimbulkan keresahan di kalangan petani,” tegasnya. (sb/*)