Bupati Kotim, H Halikinnor meninjau pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat Terintergrasi di Jalan Wengga. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 di Jalan Wengga, Kecamatan Baamang, Senin (22/6/2026). Ia optimistis proyek tersebut rampung tepat waktu dan segera digunakan untuk kegiatan belajar.
“Saya melihat progresnya sangat baik, sekitar 65 pekerja bekerja siang dan malam,” kata Halikinnor.
Peninjauan bersama Plt Sekda Kotim Umar Kaderi dan sejumlah pejabat itu melihat langsung pembangunan ruang kelas, asrama, dan fasilitas lainnya.
Halikinnor menyebut tidak ada kendala berarti, namun akses jalan menuju lokasi masih perlu perbaikan.
“Jalan dari Lingkar Utara perlu diperbaiki agar akses ke sekolah lebih mudah,” ujarnya.
Ia menegaskan SRT 55 diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah.
“Tidak ada lagi alasan anak putus sekolah karena ekonomi,” tegasnya.
Rencananya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pertengahan Juli 2026, dan sekolah ditargetkan segera beroperasi. (f1/sb)