Lewati ke konten utama
Provinsi

Sosialisasi Calon Rektor UPR Jadi Ajang Serap Masukan, Ini Langkah Prof Bhayu

Redaksi 25-06-2026, 05:07 WIB 2 menit baca
Prof Bhayu Rhama
Prof Bhayu Rhama

SB, PALANGKA RAYA – Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030, Prof. Bhayu Rhama, terus menyerap aspirasi civitas akademika dalam rangkaian sosialisasi visi dan misi yang digelar di berbagai fakultas.

Dalam setiap pertemuan yang diatur panitia pemilihan rektor, Prof. Bhayu tidak hanya memaparkan gagasan kepemimpinannya, tetapi juga menggali langsung berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing fakultas.

Menurutnya, setiap fakultas memiliki tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan dan langkah penanganan yang spesifik, bukan kebijakan yang bersifat umum.

“Setiap fakultas memiliki tantangan yang berbeda-beda. Dari sosialisasi ini kami bisa melihat langsung kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari hasil dialog di lapangan, terdapat sejumlah isu yang sering mengemuka, di antaranya penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, pengembangan sarana prasarana pembelajaran, serta percepatan akreditasi program studi.

Berdasarkan masukan tersebut, Prof. Bhayu menyebut akan menyusun langkah-langkah strategis yang lebih terarah apabila terpilih sebagai rektor. Langkah itu mencakup pemetaan kebutuhan setiap fakultas, penguatan tata kelola akademik, serta peningkatan dukungan terhadap pengembangan riset dan inovasi.

“Kami akan memetakan secara lebih detail kebutuhan masing-masing fakultas, kemudian menyusun langkah yang sesuai dengan karakter dan tantangan di setiap unit,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi antara pimpinan universitas dan fakultas agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, pengambilan keputusan yang berbasis aspirasi akan membuat program kerja lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas akademik di UPR.

“Pendekatan kami adalah mendengar, memahami, lalu menindaklanjuti dengan langkah yang konkret. Karena setiap fakultas punya kebutuhan yang tidak bisa disamaratakan,” katanya.

Prof. Bhayu juga menilai bahwa keberhasilan universitas sangat bergantung pada kemampuan seluruh fakultas untuk berkembang secara seimbang. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk memberikan perhatian yang proporsional sesuai kebutuhan masing-masing fakultas.

“Kalau semua fakultas bisa berkembang bersama, maka UPR juga akan semakin kuat dan berdaya saing,” pungkasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard