seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan, Arus Deras dan Pasang Surut Jadi Kendala

by Redaksi - Tanggal 05-07-2026,   jam 10:32:00
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam. (FOTO: ISTIMEWA) Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Pencarian selama tiga hari terhadap seorang anak buah kapal (ABK) TB Kapuas Bahari V, DD (38), yang dilaporkan terjatuh ke Sungai Mentaya di kawasan Muara Laut, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, akhirnya berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasat Polairud Polres Kotawaringin Timur, AKP Roni Paslah, mengatakan jenazah korban ditemukan warga di perairan Sungai Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, sekitar 5,93 kilometer dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke sungai.

"Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian sekitar pukul 15.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak hampir enam kilometer dari titik awal kejadian," kata Roni.

Ia menjelaskan, proses pencarian sejak Rabu (1/7/2026) tidak berjalan mudah. Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari derasnya arus sungai, kondisi pasang surut air, hingga luasnya area pencarian yang harus disisir.

"Arus sungai cukup kuat dan kondisi pasang surut menjadi tantangan utama selama operasi pencarian. Selain itu, area pencarian juga cukup luas sehingga membutuhkan penyisiran secara maksimal," ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Kotim, Marnit Polairud Samuda, TNI AL Samuda, Polsek Samuda, serta masyarakat yang turut membantu menyisir sepanjang aliran sungai.

Saat dievakuasi, kondisi jenazah telah mengalami kerusakan karena terlalu lama berada di dalam air. Namun identitas korban tetap dapat dipastikan berdasarkan pakaian yang dikenakan serta tato yang masih terlihat di tubuhnya.

"Jenazah dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Murjani Sampit. Setelah diperlihatkan kepada seluruh ABK TB Kapuas Bahari V, dipastikan bahwa korban adalah DD berdasarkan pakaian dan tato yang masih dikenali," jelas Roni.

Usai proses identifikasi, polisi berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk penyerahan jenazah dan proses pemakaman. Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab pasti korban terjatuh ke sungai masih terus dilakukan.

"Saat ini kami masih melengkapi administrasi penyelidikan dan mendalami penyebab kejadian tersebut agar dapat diketahui secara pasti," pungkasnya. (sb/*)