Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Noviany
SB, SAMPIT – Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, mengimbau masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare yang berpotensi meningkat pada musim kemarau, terutama pada anak-anak.
Menurut dr Yulia, selain demam berdarah dengue (DBD), ISPA dan diare merupakan penyakit yang paling sering muncul saat kondisi cuaca kering. Banyaknya debu serta terbatasnya ketersediaan air bersih menjadi faktor yang memicu meningkatnya kasus tersebut.
“Selain DBD, dua penyakit yang sering menyerang anak-anak saat musim kemarau adalah ISPA dan diare. Kondisi ini diperparah oleh lingkungan yang berdebu dan kurangnya air bersih,” ujar dr Yulia, Rabu (15/7/2026)
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu menunda pemeriksaan apabila anak mulai mengalami gejala ISPA maupun diare. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi pasien semakin memburuk.
“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kotim. Jika ada warga mengalami gejala, bisa langsung ditangani di puskesmas kecamatan. Bila membutuhkan perawatan lebih lanjut, silakan dibawa ke RSUD dr Murjani untuk penanganan yang lebih intensif,” katanya.
dr Yulia mengungkapkan, RSUD dr Murjani tahun sebelumnya telah menangani sejumlah kasus diare pada anak yang disebabkan infeksi virus, bakteri, maupun parasit. Karena itu, ia meminta para orang tua lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak selama musim kemarau. “Saya harap orang tua tetap memperhatikan asupan gizi anak serta tidak membawa anak keluar rumah jika tidak terlalu penting, mengingat kondisi cuaca saat ini,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan. Masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, memastikan sanitasi tetap baik, serta menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari agar risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan.
Menurutnya, upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak, dari berbagai penyakit yang rentan muncul selama musim kemarau. (f1/sb)