Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjadi narasumber dalam seminar bertema "Generasi Muda dan Masa Depan Daerah: Pemimpin Muda" yang digelar di Jakarta Global University, Jumat (24/7/2026).FOTO:ISTIMEWA/SB
SB, NANGA BULIK – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjadi narasumber dalam seminar bertema "Generasi Muda dan Masa Depan Daerah: Pemimpin Muda" yang digelar di Jakarta Global University, Jumat (24/7/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati mengajak generasi muda untuk berani mengambil peran sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi daerah.
Di hadapan mahasiswa dan peserta seminar, Bupati menegaskan bahwa kepemimpinan tidak diukur dari usia semata.
Menurutnya, seorang pemimpin lahir dari keberanian memikul tanggung jawab, memiliki integritas, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Menjadi pemimpin muda bukan sekadar soal usia, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab dan menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat," tegasnya.
Dalam pemaparannya, Bupati juga mengutip pesan inspiratif dari Nelson Mandela, "Education is the most powerful weapon which you can use to change the world."
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Ia menilai, generasi muda harus terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, memperluas wawasan, serta membangun karakter yang kuat. Pengetahuan, kata dia, akan melahirkan inovasi dan gagasan baru, sementara karakter menjadi penentu arah serta kualitas kepemimpinan.
"Bagi saya, pemimpin muda harus terus belajar, memperluas wawasan, dan membangun karakter. Pengetahuan akan melahirkan gagasan, sementara karakter akan menentukan arah kepemimpinan," ujarnya.
Bupati berharap seminar tersebut dapat menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk tidak ragu mengambil peran sebagai agen perubahan di daerah masing-masing.
Dengan bekal pendidikan, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat, generasi muda diyakini mampu melahirkan kepemimpinan yang inovatif dan membawa kemajuan bagi daerah maupun Indonesia di masa depan.(BY/SB)