seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

DPRD Kalteng Soroti Anggaran Karhutla, Minta Jangan Tunggu Api Membesar

by Redaksi - Tanggal 30-07-2026,   jam 09:35:43
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering

SB, PALANGKA RAYA – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat perhatian serius dari DPRD Kalteng. Pemerintah daerah diminta memastikan anggaran penanganan karhutla cukup dan siap digunakan, terutama menghadapi musim kemarau.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menilai kesiapan anggaran menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pencegahan maupun pemadaman ketika kebakaran terjadi.

"Penanganan karhutla bukan hanya soal personel dan peralatan, tetapi juga membutuhkan dukungan anggaran yang jelas. Semua kebutuhan di lapangan harus sudah dihitung sejak awal agar saat kondisi darurat tidak lagi terkendala," ujar Freddy, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, karhutla bukan persoalan yang bisa ditangani secara mendadak. Ketika anggaran belum siap, berbagai kebutuhan seperti mobilisasi petugas, bahan bakar, peralatan pemadaman, hingga logistik dapat mengalami hambatan.

Freddy mengingatkan agar kebijakan efisiensi anggaran tidak berdampak pada sektor kebencanaan. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan harus mengeluarkan biaya besar ketika kebakaran sudah meluas.

"Efisiensi anggaran tetap harus dilakukan, tetapi kebutuhan untuk penanggulangan karhutla tidak boleh dikesampingkan. Jangan sampai ketika kebakaran terjadi, kita justru kekurangan anggaran untuk bergerak cepat," tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait dapat memperkuat kesiapan menghadapi potensi karhutla, mulai dari perencanaan anggaran, kesiapan personel, hingga ketersediaan sarana pendukung.

"Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Jangan menunggu api membesar baru bergerak, karena semakin terlambat ditangani maka dampaknya akan semakin besar," pungkas Freddy. (sb/*)