seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pemkab Seruyan Pacu Transformasi Digital Jelang Evaluasi IPD 2026

by Redaksi - Tanggal 03-08-2026,   jam 14:08:11
Plt Asisten Administrasi Umum Setda Seruyan, H Sugian Noor mengikuti rapat Evaluasi Kinerja Indeks Pemerintahan Digital. (FOTO:ISTIMEWA) Plt Asisten Administrasi Umum Setda Seruyan, H Sugian Noor mengikuti rapat Evaluasi Kinerja Indeks Pemerintahan Digital. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan mulai mematangkan persiapan menghadapi Evaluasi Kinerja Indeks Pemerintahan Digital (IPD) Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan pemerintahan berbasis digital berjalan semakin baik dan memberikan pelayanan publik yang lebih efektif.

Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Plt Asisten Administrasi Umum Setda Seruyan H. Sugian Noor di Aula Kantor Bupati Seruyan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sejumlah perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika, BKAD, Dinas Sosial, Bagian Organisasi, Inspektorat, dan Badan Kesbangpol.

Sugian Noor mengatakan, evaluasi IPD menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Seluruh perangkat daerah harus mulai mempersiapkan dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan. Jangan sampai saat evaluasi berlangsung kita belum siap," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintahan Digital merupakan pengembangan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sebelumnya sudah diterapkan. Karena itu, perangkat daerah perlu melakukan penyesuaian agar pelaksanaan program semakin terarah.

Ia menjelaskan, salah satu langkah awal yang harus dilakukan adalah membentuk Tim Penilaian Mandiri Pemerintahan Digital. Tim tersebut akan bertugas mengoordinasikan pemenuhan indikator, mengumpulkan data pendukung, serta memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah.

"Kerja sama antarperangkat daerah sangat penting. Evaluasi ini bukan hanya tugas satu instansi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama," katanya.

Sugian Noor menyebutkan, indikator penilaian pemerintahan digital kini lebih sederhana dibandingkan sebelumnya. Dari 47 indikator pada SPBE, evaluasi terbaru menggunakan 20 indikator utama yang mencakup tujuh aspek penilaian.

Fokus penilaian tersebut meliputi integrasi data, peningkatan kualitas layanan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan digital.

Melalui persiapan yang matang, Pemkab Seruyan optimistis mampu meningkatkan penerapan pemerintahan digital. Selain memenuhi target evaluasi, langkah ini diharapkan dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. (sb/*)