seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

HUT ke-24 Lamandau, Bupati Tegaskan Pembangunan Tetap Jalan Meski Efisiensi Anggaran

by Redaksi - Tanggal 03-08-2026,   jam 12:37:17
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra dan Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid beserta Forkopimda hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Lamandau, Senin (3/8/2026). FOTO:BAYU/SB Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra dan Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid beserta Forkopimda hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Lamandau, Senin (3/8/2026). FOTO:BAYU/SB

SB, NANGA BULIK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Lamandau berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga ajang refleksi atas perjalanan pembangunan serta penghormatan kepada para tokoh pendiri dan pejuang pemekaran Kabupaten Lamandau.

Acara upacara tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Kepala Biro Organisasi Provinsi Kalimantan Tengah Betri Susilawati, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Agustin beserta anggota DPRD Provinsi, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah atau yang mewakili, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Lamandau, mantan kepala daerah, tokoh pendiri Kabupaten Lamandau, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat di halaman Lantang Torang, Senin (3/8/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati Lamandau Rizky aditya Putra menegaskan bahwa usia ke-24 tahun bukan sekadar angka, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu, mensyukuri berbagai capaian pembangunan, sekaligus memperkuat tekad membawa Lamandau menuju masa depan yang lebih maju.

Bupati menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para pejuang pemekaran, para pemimpin terdahulu, serta seluruh tokoh masyarakat yang telah meletakkan fondasi berdirinya Kabupaten Lamandau.

"Tanpa perjuangan dan pengorbanan para pendahulu, Lamandau tidak akan berkembang seperti saat ini. Jasa mereka akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan daerah," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa tema HUT ke-24 bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat pembangunan yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, pelestarian budaya, dan kelestarian lingkungan.

Tema tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Lamandau, yakni mewujudkan daerah yang maju, unggul, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terus menurun seiring meningkatnya partisipasi angkatan kerja. 

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamandau pada tahun 2025 mencapai 74,46 atau berada pada kategori tinggi.

Di sektor pariwisata, Lamandau mencatat hampir 46 ribu wisatawan sepanjang tahun 2025. 

Capaian tersebut dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif, UMKM, dan destinasi wisata daerah.

Sementara di bidang ekonomi, Kabupaten Lamandau mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,14 persen, didukung sektor pertanian, kehutanan, industri pengolahan, dan sektor unggulan lainnya.

Meski pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, Bupati menegaskan pembangunan tidak boleh terhenti.

"Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun. Justru menjadi tantangan agar kita bekerja lebih cerdas, lebih inovatif, dan lebih tepat sasaran," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau tetap melanjutkan berbagai proyek strategis, khususnya pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah ruas, di antaranya Sepaku–Perigi, Ginih–Kinipan, Topalan–Batu Ampar, Benakitan–Liku–Mengkalang, Nanga Bulik–Bunut–Mentawa–Beruta–Tamiang, hingga Bukit Jaya–Merambang.

Selain itu, pemerintah juga melakukan renovasi Pustu Purwareja, Pustu Sungai Tuat, dan Pustu Tangga Batu guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Di bidang infrastruktur dasar, Pemkab Lamandau terus memperluas jaringan listrik, pembangunan BTS, serta akses telekomunikasi dan internet hingga ke pelosok desa agar masyarakat memperoleh layanan komunikasi yang semakin baik.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi harus menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan dasar yang layak dan berkualitas, mulai dari kesehatan, pendidikan, listrik, air bersih, telekomunikasi, internet, hingga berbagai pelayanan publik lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(BY/SB)