seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Kotim

by Redaksi - Tanggal 13-08-2026,   jam 16:16:40
Layanan pertama di RSUD dr Murjani Sampit tampak di penuhi masyarakat yang sedang antre ingin berobat. (FOTO: ISTIMEWA) Layanan pertama di RSUD dr Murjani Sampit tampak di penuhi masyarakat yang sedang antre ingin berobat. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada kesehatan warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di RSUD dr. Murjani Sampit melonjak hingga sekitar 100 persen pada Juli 2026.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Candra E, mengatakan pihaknya mencatat 154 kasus ISPA sepanjang Juli. Rinciannya, 106 pasien menjalani rawat jalan dan 48 pasien harus menjalani rawat inap.

“Pada Juli ada 154 kasus. Sedangkan Juni hanya 62 kasus. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 100 persen,” kata Candra, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, meningkatnya kasus tersebut sejalan dengan memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla. Asap dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

“Paparan asap bisa menyebabkan batuk, pilek, sakit tenggorokan hingga sesak napas,” ujarnya.

Candra mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Penggunaan masker juga dianjurkan untuk mengurangi paparan asap.

“Kalau mengalami gejala yang tidak kunjung membaik, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar tidak berkembang menjadi lebih berat,” katanya. (f1/sb)