Komisi III DPRD Kotim melaksanakan rapat pemebahan anggaran perubahan BPBD. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat tambahan dukungan anggaran. DPRD Kotim menyetujui tambahan Rp494 juta untuk memperkuat operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga akhir 2026.
Tambahan anggaran tersebut dibahas Komisi III DPRD Kotim bersama BPBD dalam rapat anggaran perubahan, Rabu (19/8/2026).
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan anggaran tambahan itu sudah mendapat persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Tambahan Rp494 juta ini dibutuhkan BPBD untuk memastikan operasional tetap berjalan sampai akhir tahun 2026, terutama dalam penanganan karhutla,” kata Dadang.
Dengan tambahan tersebut, total anggaran BPBD Kotim dalam APBD Perubahan 2026 mencapai sekitar Rp7,49 miliar. Sebelumnya, BPBD mendapat alokasi sekitar Rp7 miliar lebih.
Menurut Dadang, dukungan anggaran menjadi penting mengingat penanganan karhutla masih berlangsung dan membutuhkan kesiapan personel maupun operasional di lapangan.
Tak hanya untuk kebutuhan 2026, Komisi III juga mulai membahas persiapan anggaran penanganan karhutla untuk 2027. Salah satu perhatian utama adalah dukungan pendanaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Tadi kami sudah membuka ruang komunikasi lebih dalam terkait kebutuhan penanganan karhutla yang bersumber dari BNPB. Kami berharap komunikasi antara BPBD dan Komisi III bisa lebih detail untuk persiapan tahun 2027,” ujarnya.
Dadang menilai penanganan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan petugas. Dukungan masyarakat juga diperlukan, terutama dalam mencegah munculnya titik api serta membantu petugas saat berada di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kalaksa dan seluruh petugas yang sudah memberikan bakti terbaiknya. Bencana adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga masyarakat juga perlu memberikan perhatian dan dukungan kepada petugas di lapangan,” pungkasnya. (f1/sb)