Proses pelantikan Pengurus PELTI Kotim periode 2026-2031. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT - Pengurus baru Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2026-2031 membawa harapan besar untuk kemajuan olahraga tenis lapangan di daerah. Tak sekadar menjalankan roda organisasi, kepengurusan ini dituntut mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai kelompok usia.
Harapan tersebut disampaikan Asisten I Setda Kotim, Waren, usai menghadiri pelantikan pengurus PELTI Kotim periode 2026-2031, Selasa malam (25/8/2026).
Waren mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu bekerja secara solid, bertanggung jawab, serta membangun kebersamaan dalam mengembangkan tenis di Kotim.
Menurutnya, peluang untuk meningkatkan prestasi tenis cukup terbuka. Minat masyarakat terhadap olahraga ini dinilai terus tumbuh, termasuk dari kalangan anak-anak dan generasi muda.
“Dengan adanya pengurus PELTI yang baru ini, kami berharap mampu meningkatkan prestasi olahraga di bidang tenis, khususnya tenis lapangan. Ini harapan Pemerintah Kabupaten Kotim,” ujar Waren.
Ia menilai pembinaan tidak boleh hanya berfokus pada satu kelompok usia. Anak-anak, remaja, pemuda hingga orang dewasa memiliki ruang yang sama untuk mengembangkan kemampuan melalui klub maupun pelatih yang tersedia.
“Anak-anak muda juga sudah banyak yang mendaftar, baik untuk dididik di klub maupun melalui pelatih-pelatih yang ada di PELTI Kabupaten Kotawaringin Timur. Demikian juga kalangan remaja, bahkan bukan hanya pemuda dan anak-anak, tetapi juga ada yang dewasa. Tenis ini mencakup semua usia,” jelasnya.
Potensi tersebut, lanjut Waren, harus dikelola secara serius agar tidak berhenti pada tingginya minat masyarakat. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu mengubah potensi atlet muda menjadi prestasi yang dapat mengharumkan nama Kotim.
Selain memperkuat pembinaan, PELTI Kotim juga mulai diarahkan untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi mendatang. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Pekan Olahraga Pelajar (POP).
“Untuk persiapan ke depan, salah satunya persiapan POP, sudah kita lakukan,” pungkasnya.
Dengan dukungan pemerintah, klub, pelatih, serta pengurus baru, PELTI Kotim diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang lebih terarah sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi baru petenis daerah yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (f1/sb)