Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany
SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit memastikan para relawan dan petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis apabila mengalami gangguan kesehatan saat menjalankan tugas.
Pelayanan tersebut diberikan kepada personel yang tergabung dalam tim penanganan karhutla, baik dari unsur BPBD, pemadam kebakaran, aparat maupun relawan swadaya masyarakat yang mengalami kelelahan, dehidrasi, sesak napas maupun gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany mengatakan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme pelayanan khusus bagi petugas dan relawan yang sakit setelah terlibat dalam penanganan karhutla.
"Kalau relawan yang memang ikut dalam penanganan karhutla, termasuk yang masuk tim gabungan, itu digratiskan. Sudah ada aturannya dan semuanya ditanggung oleh pemerintah," ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, mekanisme tersebut juga telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kotim. Bahkan, pihaknya telah menerima surat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada personel maupun relawan yang bertugas.
"Seperti dari Damkar mengirimkan surat ke kami untuk penanganan staf beliau. Staf-staf beliau ataupun relawan-relawan untuk kami layani kesehatannya secara gratis. Sudah," lanjut Yulia.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan pelayanan kesehatan terhadap para personel yang berada di garis depan dalam penanganan karhutla, sehingga mereka tidak perlu khawatir terhadap biaya apabila mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan tugas.(f1/sb)