Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Kotim, Seruyan dan Katingan, Lutfi Hariyanto
SB, SAMPIT – Pertamina memastikan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencukupi. Penyaluran ke setiap SPBU dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi stok di lapangan.
Sales Branch Manager Pertamina wilayah Kotim, Seruyan dan Katingan, Lutfi Hariyanto, mengatakan kuota BBM telah ditetapkan pemerintah daerah bersama BPH Migas.
“Kalau terkait kuota cukup kita. Kuotanya sudah ada di pemerintah daerah dan datanya juga ada di BPH Migas,” kata Lutfi, Kamis (27/8/2026).
Ia menjelaskan, pengiriman BBM ke SPBU tidak dilakukan secara bersamaan. Mobil tangki diarahkan ke SPBU berdasarkan kondisi stok dan kebutuhan masing-masing.
“Pengiriman disesuaikan dengan ketersediaan stok di masing-masing SPBU. Jadi waktunya tidak bisa bersamaan,” ujarnya.
Lutfi menyebut kebutuhan Pertalite setiap SPBU berbeda, berkisar 8 hingga 24 kiloliter (KL). Jika stok masih tersedia, pengiriman baru tidak langsung dilakukan.
“Kalau masih ada stok, tidak perlu dikirim lagi. Kalau mereka minta, kita kasih sesuai stok mereka,” jelasnya.
Terkait antrean panjang yang sering terjadi sore hari, Lutfi menyebut kondisi itu dipengaruhi meningkatnya aktivitas masyarakat setelah jam kerja dan sekolah.
“Kalau sore karena orang pulang kerja, anak sekolah juga ada yang pulangnya sore, sehingga menumpuk,” ungkapnya.
Ia memastikan armada mobil tangki terus bergerak mendistribusikan BBM ke SPBU yang membutuhkan.
“Kita tidak mungkin menunggu sampai satu SPBU kosong baru dikirim. Mobil tangki terus mobile, mana SPBU yang membutuhkan, itu yang diarahkan,” pungkasnya. (f1/sb)