Pemkab Katingan melaksanakan Apel Gabungan Gelar Pasukan Pengendalian Karhutla di Lapangan Makodim 1019 Katingan. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memasuki periode rawan pada 2026.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan Apel Gabungan Gelar Pasukan Pengendalian Karhutla di Lapangan Makodim 1019/Katingan, Kamis (27/8/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, yang bertindak sebagai inspektur apel mengingatkan seluruh pihak agar tidak menganggap sepele kondisi saat ini. Kabut asap yang mulai menebal di sejumlah titik menjadi tanda agar upaya pencegahan segera diperkuat.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini sebelum kebakaran meluas dan berdampak terhadap masyarakat.
“Kondisi kabut asap yang mulai menebal harus menjadi peringatan bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” tegas Christian.
Ia menekankan pengendalian karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat hingga masyarakat. Kesiapan personel dan peralatan juga perlu dipastikan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat ketika terjadi kebakaran.
Christian berharap seluruh unsur yang terlibat tetap siaga dan aktif melakukan pencegahan, terutama di wilayah yang rawan terjadi karhutla.
“Jangan menunggu api membesar. Pencegahan harus kita lakukan bersama sejak awal,” pungkasnya. (sb/*)