Lewati ke konten utama
HUKUM

Warga Kembali Temukan Diduga Puing Sampah Roket

Redaksi 21-10-2026, 08:31 WIB 1 menit baca
Benda logam kembali ditemukan di wilayah perkebunan sawit di Kotim. (FOTO: ISTIMEWA)
Benda logam kembali ditemukan di wilayah perkebunan sawit di Kotim. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Penemuan benda yang diduga puing sampah antariksa kembali terjadi di perkebunan PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng. Hingga Selasa (20/10/2026), sudah tiga benda ditemukan di kawasan perkebunan tersebut sejak Senin (19/10/2026).

Temuan terbaru terjadi pada Selasa siang di Blok G20, Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU). Puing itu memiliki bentuk menyerupai lempengan dengan permukaan tidak beraturan.

Warga sekitar, Colocasia, mengatakan, benda tersebut ditemukan di blok berbeda dari lokasi penemuan sebelumnya pada hari yang sama.

“Ditemukan lagi puing. Beda blok dengan yang tadi. Yang ini di Blok G20,” ujar Colocasia.

Ia menyebutkan, lokasi penemuan terbaru berjarak sekitar tujuh kilometer dari tempat ditemukannya puing kedua yang berbentuk menyerupai kubah pada Selasa pagi.

“Jaraknya tujuh kilometer dari lokasi awal,” ungkapnya.

Sebelum temuan di Blok G20, dua benda lain lebih dahulu ditemukan di kawasan perkebunan yang sama. Bentuk ketiganya berbeda, tetapi hingga kini belum ada kepastian mengenai jenis material maupun asal-usul benda tersebut. Puing-puing itu diduga berkaitan dengan sampah antariksa dari roket milik Tiongkok, namun dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait mengenai identitas, material, maupun asal puing tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah benda-benda itu benar berasal dari aktivitas antariksa. Penemuan berulang di area perkebunan PT Agro Bukit pun menjadi perhatian, terutama untuk mengungkap asal-usul ketiga benda tersebut. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard