Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dermaga Selamat Datang Sampit Rusak Parah, Dishub Usulkan Rp1,2 Miliar

Redaksi 24-10-2026, 14:04 WIB 1 menit baca
Dermaga Selamat Datang Sampit
Dermaga Selamat Datang Sampit

SB, SAMPIT – Lantai berlubang dan fasilitas yang rusak membuat Dermaga Selamat Datang Sampit di Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), perlu segera diperbaiki. Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim pun mengusulkan anggaran Rp1,2 miliar untuk rehabilitasi berat pada 2027.

Kerusakan paling terlihat pada lantai kayu ulin yang berlubang di sejumlah titik. Kondisi ini berpotensi membahayakan warga yang setiap hari menggunakan dermaga sebagai akses penyeberangan. Selain lantai, gazebo dan tulisan Selamat Datang Sampit juga membutuhkan pembenahan.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, dermaga tersebut merupakan salah satu wajah daerah yang pertama dilihat masyarakat saat tiba melalui jalur perairan.

“Ini memang etalase Kotim. Ketika orang datang, ada tiga yang dilihat pertama, yakni bandara, terminal, dan pelabuhan. Salah satunya dermaga yang kami miliki di Mentaya Seberang,” kata Raihansyah, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, perbaikan sangat penting karena dermaga tersebut menunjang mobilitas masyarakat Kecamatan Seranau. Kondisi fasilitas yang rusak harus segera ditangani agar aktivitas penyeberangan lebih aman dan nyaman.

Rencana rehabilitasi itu sebenarnya sudah beberapa kali diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) hingga tingkat kecamatan. Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan belum terealisasi. Kerusakan tersebut juga mendapat perhatian anggota DPRD Kotim dari daerah pemilihan (dapil) II yang telah meninjau langsung lokasi.

Melalui usulan Rp1,2 miliar dalam perencanaan anggaran 2027, Dishub Kotim menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap lantai dermaga, gazebo, dan tulisan Selamat Datang Sampit. “Nanti dikaji apakah lantainya diganti seluruhnya menggunakan kayu ulin atau dicor beton, termasuk pembenahan tulisan dan gazebo,” ujarnya.

Raihansyah berharap usulan tersebut disetujui sehingga rehabilitasi dapat dilaksanakan pada 2027. Dengan begitu, dermaga yang menjadi akses penting warga sekaligus pintu masuk kawasan Mentaya Seberang itu bisa kembali berfungsi dengan baik. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard