Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Kotim Gencar Turun Pantau Penanganan Karhutla, Pastikan Berjalan Maksimal

Redaksi 24-10-2026, 15:17 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor bersama Wabup Irawati kembali meninjau lokasi karhutla. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Bupati Kotim, H Halikinnor bersama Wabup Irawati kembali meninjau lokasi karhutla. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor turun langsung memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Sabtu (24/10/2026). Bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, ia melihat kondisi lokasi kebakaran sekaligus perkembangan upaya pemadaman di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Halikinnor melihat langsung kebun karet warga yang hangus terbakar. Kobaran api juga mengancam perkebunan kelapa sawit, sehingga penanganan harus terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas.

Ia memantau kendala yang dihadapi petugas, terutama sulitnya memperoleh pasokan air dan kuatnya tiupan angin. Kondisi lahan gambut turut menyulitkan pemadaman karena bara api dapat bertahan di dalam tanah dan kembali menyala.

“Tenaga ada, alat ada, mobil pemadam juga ada. Tetapi air untuk menyemprot ini yang menjadi kesulitan kita, karena harus disuplai dari daerah yang masih memiliki sumber air,” kata Halikinnor.

Menurutnya, petugas harus bekerja keras menjangkau titik api yang lokasinya cukup jauh dari sumber air. Karena itu, ia berharap hujan segera turun untuk membantu proses pemadaman, sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas ke lahan perkebunan lainnya.

Halikinnor juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membakar lahan untuk membuka atau membersihkan kebun. Ia menegaskan, pengawasan dan penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan semua pihak agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Penanganan karhutla ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kebun sendiri terbakar, lalu kebun orang lain ikut terbakar dan akhirnya semua sama-sama menderita,” tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard