Anak Beruang Nyasar ke Kebun Warga di Seruyan, BKSDA Lakukan Evakuasi
SB, SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima penyerahan seekor anak beruang madu yang ditemukan warga di Desa Lampasa, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. Satwa dilindungi tersebut ditemukan di kebun warga dan kini dibawa ke Pangkalan Bun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, mengatakan, penyerahan beruang madu itu berawal dari laporan staf BKSDA Kalimantan Tengah bernama Wenny pada Kamis (22/10/2026).
Laporan tersebut menyebutkan seorang warga bernama Sugiarto ingin menyerahkan anak beruang yang ditemukannya.
Setelah menerima informasi itu, petugas BKSDA Pos Sampit segera menghubungi pelapor untuk memastikan kondisi satwa dan mengatur proses penyerahan.
“Dari keterangan pelapor, kondisi beruang tersebut sehat dan akan diserahkan keesokan harinya yaitu Jumat kemarin,” kata Muriansyah, Sabtu (24/10/2026).
Petugas BKSDA Pos Sampit bersama rombongan mendatangi lokasi untuk menerima satwa tersebut.
Berdasarkan keterangan Sugiarto, anak beruang itu ditemukan di kebun yang tidak jauh dari pondoknya. Satwa tersebut diduga tertinggal oleh induknya.
Setelah menunggu cukup lama, induk beruang tidak kunjung muncul sehingga Sugiarto membawa anak beruang itu pulang sebelum melaporkannya kepada BKSDA Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Saat diserahkan kepada petugas, anak beruang madu yang diberi nama Meli, dalam kondisi sehat dan aktif," jelasnya.
Saat ini, beruang madu itu telah dibawa ke Kantor Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (f1/sb)