Lewati ke konten utama
NASIONAL

Prabowo Perintahkan Gambir dan Monas Dipercantik, Kereta Api Bali Segera Disiapkan

Redaksi 06-11-2026, 10:55 WIB 1 menit baca
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin membahas revitalisasi Stasiun Gambir dan kawasan Monas di Jakarta. (FOTO: BPMI SETPRES)
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin membahas revitalisasi Stasiun Gambir dan kawasan Monas di Jakarta. (FOTO: BPMI SETPRES)

SB, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengarahkan revitalisasi Stasiun Gambir dan kawasan Monas di Jakarta. Tak hanya itu, Prabowo juga meminta pengembangan layanan kereta api di Bali untuk mempermudah akses wisatawan menuju sejumlah destinasi unggulan.

Arahan tersebut disampaikan saat Prabowo memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Dalam pertemuan itu, Prabowo menyoroti kondisi Stasiun Gambir yang telah berdiri sejak era 1970-an dan belum pernah menjalani revitalisasi besar.

Stasiun tersebut diarahkan menjadi pusat stasiun nasional yang tidak hanya melayani perjalanan kereta api, tetapi juga dikembangkan sebagai kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga.

“Stasiun Gambir perlu kita revitalisasi agar menjadi pusat transportasi sekaligus ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” demikian rumusan arahan Presiden.

Selain Gambir, Prabowo juga menginginkan kawasan Monas ditata agar semakin nyaman, indah, dan tetap menjadi pusat sejarah serta edukasi.

Bahkan, pemerintah merencanakan pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan tersebut. Museum ini diharapkan menjadi tempat belajar sejarah sekaligus ruang rekreasi bagi pelajar dan generasi muda.

Perhatian Presiden juga tertuju pada pengembangan transportasi di Bali. Pemerintah diarahkan mulai menyiapkan pembangunan layanan kereta api untuk menghubungkan bandara dengan kawasan wisata.

Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan Kuta, Legian, Seminyak, Canggu hingga kawasan Bali bagian utara.

“Transportasi kereta api di Bali diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan wisatawan, sekaligus menghubungkan berbagai kawasan wisata,” demikian gambaran tujuan pengembangan tersebut.

Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur transportasi dan fasilitas publik, baik untuk meningkatkan konektivitas maupun menyediakan ruang wisata, pendidikan, dan rekreasi bagi masyarakat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard