Prajurit Lanal Banjarmasin, Personil Lanud Sjamsudin Noor, dan Koramil 1009/04 Takisung serta masyarakat melakukan penanaman pohon mangrove. FOTO : LANAL BANJARMASIN
SB, TANAH LAUT - Guna menjaga ekosistem perairan antara Laut, pantai dan daratan serta mencegah terjadinya bencana alam,
bertempat dipesisir Desa Pagatan Besar Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalsel, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin melaksanakan penanaman pohon Mangrove sebanyak 1.500 pohon.
Kegiatan ini dengan tema "Penanaman Mangrove Nasional Guna Kelestarian Lingkungan Hidup Sebagai Dukungan Kepada Pemerintah Demi Suksesnya Program Rehabilitasi Hutan Mangrove Di Indonesia".
"Kita ketahui bersama penanaman pohon mangrove ini dilaksanakan bersinergi antara Prajurit Lanal Banjarmasin, Personil Lanud Sjamsudin Noor, dan Koramil 1009/04 Takisung serta masyarakat maritim yang bertujuan mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan rehabilitasi hutan mangrove di Indonesia," kata Pgs. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banjarmasin Mayor Laut (P) Muhammad Arif, S.T., M.T.
Lanjutnya, adapun manfaat mangrove lainnya, yaitu melindungi keanekaragaman hayati, menyediakan habitat pembibitan berharga bagi biota ikan, sebagai bentuk pertahanan pantai alami terhadap gelombang badai tsunami serta naiknya permukaan laut dan cegah bahaya erosi.
Selain itu, katanya, pohon mangrove bisa dijadikan sebagai tempat obyek wisata alam kebaharian, sumber pendapatan bagi nelayan, mencegah pemanasan global iklim dan cuaca serta mendorong pertumbuhan kesejahteraan perekonomian masyarakat maritim (pesisir).
"Melalui kegiatan ini, diharapkan agar semua masyarakat bisa sadar, dan memahami akan pentingnya nilai keindahan di pantai dan berkomitmen untuk merawat ataupun melindungi pohon mangrove," tandasnya. (adm)