seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ditlantas Polda Kalteng Siap Amankan Balap Sepeda Kejuaraan International

by Redaksi - Tanggal 03-08-2022,   jam 02:53:34
CEK KESIAPAN : Personel Ditlantas Polda Kalteng dan Dishub Provinsi memantau persiapan perhelatan UCI MTB Eliminator Cup 2022. FOTO : DITLANTAS POLDA KALTENG CEK KESIAPAN : Personel Ditlantas Polda Kalteng dan Dishub Provinsi memantau persiapan perhelatan UCI MTB Eliminator Cup 2022. FOTO : DITLANTAS POLDA KALTENG

SB, PALANGKA RAYA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalteng bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng mengecek lokasi yang akan digunakan sebagai venue kejuaraan dunia Union Cycliste Internatinale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator Cup 2022, Rabu (3/8/2022) pagi. 

Kota Palangka Raya ditunjuk sebagai lokasi venue kejuaraan UCI MTB Elinator Cup 2022, tepatnya di halaman Stadion Tuah Pahoe yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2022 mendatang. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalteng, Kombes Pol Heru Sutopo melalui Kepala Bagian Operasi Ditlantas Kompol Renaldi Oktavian memaparkan, mengenai teknis pengamanan Kejuaraan Dunia yang akan dilaksanakan di Kota Palangka Raya, mulai dari kesiapan personel, fasilitas keselamatan jalan, teknis pengamanan, pengaturan parkir, penutupan jalur, rekayasa lalu lintas serta kesiapan pendukung lainnya. 

Cabang olah raga balap sepeda yang menggunakan trek jauh menjadi prioritas serta pengamanan diprioritaskan terutama untuk menghindari gangguan Kamtibmas, sehingga pihak kepolisian harus mengerahkan kekuatan penuh dengan menggunakan metode pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup.

Adapun untuk pelaksanaan UCI MTB Eliminator Cup 2022 ini, kepolisian akan bertanggung jawab dari segi pengamanan dengan dibantu dari seluruh stakeholder terkait sehingga diharapkan perhelatan kerjuaraan nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

“Kegiatan ini sebagai langkah awal kami dalam mempersiapkan pengamanan pada event internasional yang baru pertama kali dilaksanakan di Bumi Tambun Bungai ini. Oleh sebab itu, perlu adanya persiapan yang matang dalam mengatur semuanya dan tentunya kita harus saling bersinergi dengan instansi terkait, seperti yang kami lakukan saat ini dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah,” tutup Renaldi. (ok)